JPNews - Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Saleh Makbullah  mempersilahkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mendaftarkan diri sebagai peserta seleksi terbuka untuk jabatan eselon II B dan II A di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat. 

Menurut Saleh, Pemkot Sukabumi sudah mendapat izin dari Kemendagri dan Gubernur Jawa Barat untuk menyelenggarakan seleksi tersebut. 

"ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi yang sudah memenuhi persyaratan, silakan mengikuti seleksi," tutur Saleh kepada sejumlah awak media, Kamis  (10/1).

Lanjut Saleh, untuk mengisi jabatan tersebut peserta seleksi siapapun bisa mengikutinya. Seleksi ini sebagai ajang kompetisi bagi ASN dalam mengisi posisi jabatan. Tentunya sesuai dengan golongan dan persyaratan serta kemampuan masing-masing. 

"Tidak ada istilah titip menitip. Karena Pemkot Sukabumi ingin mencari Pejabat Eselon II yang terbaik, melalui kompetisi yang sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saleh menuturkan, Pemkot Sukabumi akan mendatangkan tim independen dari Bandung dan Jakarta dalam proses seleksi. 

"Cara ini ditempuh untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaannya," terangnya.

Selain itu, Saleh menyebut, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan seleksi, sedang dilakukan proses persiapan. 

"Sambil menunggu rekomendasi dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) dilakukan persiapan-persiapan yang berkaitan dengan kebutuhan untuk seleksi,” ucapnya.

Persyaratan dan ketentuan lainnya bagi para peserta seleksi calon pejabat Eselon II B dan II A akan diumumkan pada tanggal 21 Januari 2019. Namun, kepastiannya setelah rekomendasi dari KASN sudah diterimanya.

Saleh menambahkan, ada lima posisi jabatan untuk eselon II yang kosong. Empat posisi untuk eselon II B dan satu orang untuk pejabat eselon II A.

Posisi eselon II yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (Disdalduk, KB, P3A dan PM), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kepala Dinas Sosial. Sementara untuk eselon II A yakni Sekretaris Daerah. 

"Semoga pelaksanaan tahapan seleksi dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat menghasilkan pejabat eselon II B dan II A yang terbaik, sesuai dengan harapan semua pihak," tutup Saleh. 

(Gio/drw)

Komentar

Jabar Lainnya