JPNews - SMAN 3 Kota Sukabumi, Jawa Barat mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) lantar menerapkan kebiasaan baik yang mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan. 

Diketahui, penghargaan Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah yang berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup.

“Sebelum meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri, kami telah lama membiasakan perilaku budaya lingkungan oleh para siswa, guru, dan warga sekolah lainnya seperti pengolahan sampah organik dan anorganik yang terpisah sesuai jenisnya, penanaman tanaman obat-obatan, dan kantin sehat," papar Kepala SMAN 3 Kota Sukabumi, Agus Indrayana kepada sejumlah awak media, Rabu (9/1).

Lanjut Agus, bersama para guru tidak henti-hentinya mengajak warga sekolah untuk bersama-sama menjaga dan mempertahankan gelar tersebut  dengan menjaga kebiasaan dan perilaku peduli tehadap lingkungan. 

"Selain itu SMAN 3 memasukkan muatan lingkungan hidup secara terintegrasi ke semua mata pelajaran," ucapnya.

Menurut Agus, prestasi yang diraih ini merupakan impian warga sekolah sejak kami meraih penghargaan Adiwiyata Nasional. 

"Berbagai hal yang berkaitan dengan kategori penilaian terus dipersiapkan di samping terus meningkatkan budaya lingkungan," ungkapnya. 

Sementara itu, Kasi Kemitraan dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Dorry mengatakan, tahun 2018 pihaknya mengajukan SMAN 3 dan SDN Cipanas, Kelurahan Cikondang untuk meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata  Nasional. Akhirnya dua sekolah tersebut mendapat penghargaan.

"Sekolah yang diajukan untuk penilaian Sekolah Adiwiyata, harus memenuhi empat kriteria yakni telah mengeluarkan kebijakan yang berwawasan lingkungan, menerapkan kurikulum yang berbasis lingkungan, kegiatan sekolah lingkungan berbasis partisipatif, dan sekolah ramah lingkungan," tandasnya. 

(Gio)

Komentar

Edukasi Lainnya