Foto: Istimewa

JPNews - Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) melaksanakan Partner Gathering dengan Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) beserta Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) Tingkat Perusahaan di lingkungan BUMN Perkebunan, bertempat di Auditorium Lembaga Pendidikan Perkebunan Yogyakarta, Senin (7/1).

Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan PTPN Group antara  lain Direktur Utama Holding PTPN, Dolly P. Pulungan, Direktur SDM dan Umum, Seger Budiarjo, Direktur LPP dan Kepala Divisi SDM Holding PTPN, Amalia Nasution.  

Dari pihak FSPBUN hadir Ketua Umum, Sekretaris Jendral, Bendahara Umum dan sejumlah Pengurus Harian.  Dari SPBUN Tingkat Perusahaan dihadiri oleh Para Ketua Umum dan Sekretaris Umum SPBUN.

Kegiatan Partner Gathering itu merupakan salah satu bentuk dari program Sharing Session antara Manajemen dengan Serikat Pekerja di lingkungan PTPN Group yang direncanakan akan dilaksanakan rutin setiap Triwulan.  Ini di luar  agenda LKS Bipartit yang dijadwalkan rutin untuk membahas permasalahan-permasalahan hubungan industtrial.

Dalam Sambutannya Dolly P. Pulungan mengapresiasi  hubungan harmonis yang terjalin antara Manajemen dan Serikat Pekerja di lingkungan PTPN Group.  “Dengan hubungan yang baik, kita akan terus bekerjasama untuk merecovery PTPN Group.  Kita dianugerahi Sumber Daya Alam yang besar oleh Alloh SWT beserta dengan Sumber Daya Manusia yang sangat banyak, hingga 120 ribuan Karyawan Tetap.  

Tantangan bagi kita agar sumber daya yang luar biasa ini bisa kita arahkan untuk bangkit sehingga PTPN Group mampu meningkatkan kesejahteraan Karyawan, Petani dan Mitra,” ujarnya.  Dolly menekankan pentingnya kerjasama dan sinergi serta membuang emosi yang negatif, mengganti emosi positif sebagai spirit dan energi membangun PTPN Group.

Sementara itu, Ketua Umum FSPBUN, Tuhu Bangun dalam sambutannya menyatakan bahwa seluruh Unsur FSPBUN dan SPBUN hingga di tingkat basis siap mendukung program-program peningkatan kinerja perusahaan yang dicanangkan oleh Direksi.  

Menurutnya, FSPBUN dan SPBUN di lingkungan PTPN Group mempunyai tanggung jawab dan rasa memiliki untuk mengawal pencapaian program-program yang akan meningkatkan kinerja perusahaan.  Tuhu juga menyampaikan bahwa para pekerjalah yang mempunyai kepentingan langsung memelihara dan membangun perusahaan tempat mereka mencari nafkah untuk kebutuhan hidup dan pendidikan putra-putrinya.

Dalam Partner Gathering tersebut, Dirut Holding PTPN juga memaparkan tentang arah kebijakan dan strategi Manajemen PTPN dalam mengangkat PTPN agar menjadi BUMN yang semakin maju dan tidak lagi dipandang sebelah mata.  Dolly P. Pulungan antara lain memaparkan empat strategi yang dilaksanakan oleh Holding PTPN meliputi rencana merger dan akuisisi beberapa anak perusahaan untuk meningkatkan kinerja PTPN Group; initial publik ofering (IPO) untuk PTPN IV, V dan VI; gorup rebranding serta down stream investment.

Di samping pemaparan arah kebijakan dan strategi PTPN Group, dalam acara tersebut juga dilakukan sosialisasi peraturan tentang pedoman sistem reward and punishment serta pedoman sistem rekrutmen oleh Kadiv SDM PTPN Group, Amalia Nasution.  

Dalam pengantar sebelum pemaparan sosialisasi pedoman tersebut, Direktur SDM dan Umum Holding PTPN, Seger Budiarjo menyampaikan tentang pentingnya melaksanakan rekrutmen tenaga kerja dengan tepat sesuai kebutuhan.  “Sekali salah merekrut, maka dampak yang akan ditanggung perusahaan bisa 200 sampai 30 tahun ke depan (selama masa kerja SDM yang direkrut.”

Selain itu, Seger juga menekankan agar rasio tenaga kerja menjadi perhatian seluruh unsur yang ada di PTPN Group sehingga perbandingan biaya tenaga kerja terhadap total biaya operasional dapat ideal.  

Mengenai pelaksanaan kegiatan partner gathering, Seger mengharapkan agar ke depan pelaksanaannya semakin baik, dengan suasana yang semakin cair, sehingga meningkatkan semangat kebersamaan untuk membangun perusahaan.

(*/niz)

Komentar

Nusantara Lainnya