General Manager Hotel Harper Cikarang, Bambang Widjanarko

JPNews - Industri perhotelan di Kabupaten Bekasi diprediksi bakal mengalami  berbagai tantangan. 

Selain faktor ekonomi global, kelebihan pasokan kamar menjadi salah satu tantangan besar. 

Apalagi selama ini, market pasar hotel di Kabupaten Bekasi sebagian besar bertumpu di segmen industri namun pertumbuhan industri masih sangat stagnan. 

Menanggapi itu, General Manager Hotel Harper Cikarang, Bambang Widjanarko menyebutkan bahwa bisnis hotel diprediksi mengalami kenaikan meski tidak sebesar yang diharapkan. 

Optimisme itu bukan tanpa pertimbangan, karena meneurut dia, banyaknya hotel di Kabupten Bekasi tidak disertai  destinasi wisata, hal ini membuat sejumlah hotel perang harga.

"Jadi semakin banyaknya hotel yang berdiri pasti porsi kue akan sedikit terbagi. Tapi itu jadi pacu semangat untuk memberikan yang terbaik," katanya kepada JP-News, Jumat (4/1).

Bambang melanjutkan hotel yang berada di Jl. Mataram, Cibatu, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat (Kawasan Lippo Cikarang) ini okupansi rata-rata sekitar 60 persen di tahun 2019 ini. 

"Kita (Harper Cikarang) target kenaikan bisa diangka 15 persen ketimbang tahun lalu. Industri masih menjadi andalan," ungkapnya.

Disinggung menghadapi persaingan bisnis hotel di tahun 2019 ini. Bambang menambahkan Hotel Harper Cikarang akan terus berinovasi dan menambah sejumlah fasilitas hotel guna memberikan kenyamanan untuk para tamu yang dari luar maupun dalam negeri. 

"Kami terus berupaya inovasi dalam segi pelayanan. Selain itu sejumlah fasilitas akan ditambah pada tahun 2019," pungkasnya.

Disampinh itu, Hotel Harper juga akan menambah luas area parkir, area bermain anak dan restoran Jepang. "Target tahun ini sejumlah fasilitas rampung," sebut Bambang. 

(mil/JPN)

Komentar

Ekonomi Lainnya