TOP 0 Bola



JPNews - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) Jawa Timur siap memasok data jika dibutuhkan oleh Satuan Tugas Anti Mafia Bola Polri.

"Kasus mafia bola yang mengatur skor pertandingan merupakan tindak pidana. Karenanya kami dukung langkah Polri yang telah membentuk Satgas Anti Mafia Bola," kata Ketua Asprov PSSI Jatim, Achmad Riyadh kepada wartawan di Surabaya, Kamis (3/1).

Riyadh menilai, langkah Polri membentuk Satgas Anti Mafia sangat tepat untuk mengubah persepakbolaan Indonesia agar menjadi lebih baik.

Menurutnya, seharusnya PSSI berterima kasih kepada Polri yang mengambil langkah tegas membentuk Satgas Anti Mafia Bola untuk menangkap para pelaku pengaturan skor.

"Itu seharusnya menjadi tugas PSSI. Tapi Polri kemudian mengambil langkah tegas untuk memberantas mafia sepak bola," ujarnya.

Lanjut Riyadh, dengan telah dibentuknya Satgas Anti Mafia Bola Polri, pihaknya tidak akan tinggal diam jika memang ada anggota Asprov PSSI Jatim yang terlibat dalam pengaturan skor.

"Kami siap membantu dengan memberikan data-data jika diminta Satgas Anti Mafia Polri demi memberantas mafia bola yang telah merusak persepakbolaan Indonesia. Kalau bisa pelaku mafia bola dihukum berat. Dihukum gantung tidak masalah," tegasnya.

(Antara)

Komentar

Bola Lainnya