JPNews - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan merilis laporan pertama terkait kecelakaan Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan Lion Air pada penerbangan JT-610 pada 29 Oktober lalu.

Laporan pendahuluan atau preliminary report itu akan dirilis pada pukul 10.00 WIB di kantor KNKT. 

Pesawat itu jatuh di perairan Karawang sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) untuk menuju Pangkalpinang. Seluruh penumpang dan kru pesawat berjumlah 189 orang dinyatakan meninggal dunia. 

Sementara itu, dikutip dari The New York Times, Selasa (27/11), data yang ada menunjukkan bahwa pilot berupaya dengan susah payah menyelamatkan pesawat hampir dari saat lepas landas, menyusul hidung pesawat yang terus menerus mengarah ke bawah di mana kemungkinan sistem menerima pembacaan sensor yang salah. 

Adapun Lion Air telah melakukan pemesanan Boeing 737 Max hingga 218 unit, dengan jadwal pengiriman sampai 2035.

Dari jumlah itu, yang telah dioperasikan sebanyak 11 unit, termasuk 1 unit yang jatuh di perairan Karawang.

Terkait dengan kelanjutan pembelian pesawat, Lion Air menyatakan menunggu laporan lengkap dari KNKT.

"Kami menunggu hasil investigasi dari KNKT. Kalau hasil investigasi KNKT menyatakan ada hal yang terlalu signifikan, kami akan berangkat ke Boeing," kata Daniel di gedung parlemen, Kamis (22/11) lalu.

(cnbcindonesia)

Komentar

Nasional Lainnya