Kereta Api Pangrango mulai beroperasi kembali

JPNews - Lebih kurang dua pekan berlalu sejak Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi-Bogor tak beroperasi akibat bantalan rel terkena longsor. Seperti diketahui, jalur kereta di KM 13+8/9 pada 5 Februari lalu tertutup material longsor.

Executive Vice President (EVP) KA Daop I Jakarta, Dadan Rudiansyah melalui keterangan tertulisnya menyebut, selama KA Pangrango berhenti beroperasi, selama itu pula pihaknya mengerahkan personel yang bertugas selama 24 penuh untuk melakuan penanggulangan, penanganan dan perbaikan.

"Penanganan sudah dilakukan sejak hari pertama terjadinya longsor. Setelah evakuasi dinyatakan selesai dan mendapat izin dari pihak yang berwenang, pengerjaan perbaikan baru dapat dilaksanakan," papar Dadan.

Meskipun terkendala cuaca yang kurang bersahabat, namun usaha perbaikan tetap terus dilakukan, sehingga target pengerjaan selesai pada 14 Febuari 2018 dapat tercapai. Usai diperbaiki, jalur kemudian diuji coba. Hingga akhirnya jalur KA bisa kembali digunakan.

"Uji coba operasi menggunakan lokomotif. Diperiksa dan di uji kelayakan oleh Direktorat Keselamatan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Jalur Sukabumi-Bogor dinyatakan aman dan sudah bisa dilalui untuk perjalanan KA. Ini artinya, KA Pangrango relasi Sukabumi-Bogor sudah mulai beroperasi pada hari ini," lanju Dadan.

Seperti biasa, KA Pangrango Sukabumi-Bogor dalam satu hari melayani tiga pemberangkatan. Mulai dari pukul 05.15 WIB, 10.25 WIB dan 15.45 WIB dari Stasiun Sukabumi Kota. 

Masyarakat yang ingin naik KA, dapat membeli tiket dengan harga Rp 50 ribu untuk KA Eksekutif, Rp 20 ribu untuk KA Ekonomi pada hari kerja. Untuk akhir pekan, Rp 60 ribu untuk kelas Eksekutif dan Rp 25 ribu untuk kelas Ekonomi.

"PT KAI Daop I Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas kejadian musibah longsor, yang mengakibatkan gangguan pada perjalanan Kereta Api Lintas Bogor - Sukabumi," pungkas Dadan. (rls/hrl/drw)

Komentar

Jabar Lainnya