RUSAK: Sayap pesawat Lion Air JT 633 jurusan Bandara Fatmawati Bengkulu - Bandara Soetta rusak usai menabrak tiang parkir style

Penumpang Masih Trauma

BENGKULU – Maskapai penerbangan Lion Air masih belum lepas dari insiden. Belum lagi hilang duka pesawat Lion JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat, kini publik kembali dikejutkan kabar Pesawat Lion Air JT 633 jurusan Bengkulu – Jakarta menyenggol tiang lampu koordinat Bandara Fatmawati Soekarno.

                Informasi yang dihimpun JP-News, kejadian pukul 18.20 WIB Tabu (7/11) itu benar-benar mengagetkan penumpang yang berjumlah 143 orang. Awalnya, tidak ada tanda-tanda insiden bakal terjadi. Sekitar pukul 17.50 WIB, seluruh penumpang pesawat Lion Air JT 633 boarding dan mulai menaiki pesawat. Boarding selesai pukul 18.15 WIB.

                Pukul 18.20 WIB, ketika pesawat ingin menuju run way untuk take off, tepat di depan ruang VIP sedang parker pesawt Batik Air. Saat itulah terdengar bunyi krekkk!!!!.  Ternyata sayap kiri pesawat lion Air menyenggol tiang lampu koordinat. Kejadian itu mengakibatkan sayap pesawat mengalami rusak robek.

            Melihat ada yang tidak beres, pilot kembali memarkirkan pesawat. Sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh penumpang turun dari pesawat dan diarahkan menuju ruang tunggu. Pesawat lion JT 633 akhirnya batal ke Jakarta dan diinapkan di Bandara Fatmawati Soekarno.

            Namun seluruh penumpang sekitar pukul 21.45 WIB kemudian tetap diberangkatkan ke Jakarta dengan menumpangi pesawat pengganti Lion Air JT 632. Namun ada juga penumpang yang urung terbang karena masih digelayuti trauma pesawat Lion Air yang jatuh beberapa waktu lalu di perairan laut Karawang, Jawa Barat.

            Kepala Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Anies Wardana membenarkan kejadian sayap pesawat Lion Air menyenggol tiang lampu. “Memang benar telah terjadi penundaan keberangkatan karena pesawat Lion Air JT 633 sayapnya menabrak tiang,” katanya.

            Kondisi sayap lion air sendiri tak hanya robek, tapi juga ada bagian yang terlepas dari body sayap sehingga harus dilakukan pemeriksaan teknis. Tim teknis secaranya akan ke Bengkulu Kamis pagi. (ss)

 


Topik : insiden

Komentar

Nasional Lainnya