TOP 0 Daerah

Foto: Sandi for JPNews

JPNews - Tudingan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran Afdal Faisal terhadap pengelola Pantai wisata Sari Ringgung terkait dengan hutang dengan Pemkab Pesawaran dalam bentuk pajak retribusi parkir untuk pendapatan asli daerah (PAD) sejak tahun 2017, patut dipertanyakan.

Pasalnya saat Panitia Khusus (pansus) PAD DPRD Kabupaten Pesawaran melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Wisata Pantai Sari Ringgung di Jalan Way Ratai KM 14 Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan Sukajaya Lempasing, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, menemukan fakta yang berbeda dengan apa yang di katakan Afdal Faisal.

"Kami tadi sudah turun ke Wisata Pantai Sari Ringgung namun ketika kami tanyakan dengan pihak pengelola, ternyata, pihak pengelola Sari Ringgung bukan tidak mau bayar namun Dinas Perhubungan tidak pernah melayang surat keterangan penagihan pajak," jelas Ketua Pansus PAD DPRD Kabupaten Pesawaran Hipni Idris, kepada Jp-news.id, Jumat (26/10).

Malahan sebut Hipni, pihak pengelola Wisata Pantai Sari Ringgung sudah bayar retribusi parkir namun pihak Dinas Perhubungan tidak melayangkan Surat Penagihan Tanggungan Pajak Daerah (SPTPD).

"Ini ada apa, bisa jadi ada kebocoran PAD untuk retribusi parkir, dugaan kami ini ada oknum-oknum yang memanfaatkan retribusi ini dan ini kami anggap suatu kelalaian dari Kadishub Afdal Faisal dan ini akan kami rekomendasikan agar kadishub diganti," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan Pengelola pantai Sari Ringgung tak bayar retribusi parkir sejak tahun 2017. 

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran Afdal Faisal saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (20/10). 

"Ya benar pengelola pantai Sari Ringgung punya hutang dengan Pemkab Pesawaran dalam bentuk pajak retribusi parkir di tempat wisata Pantai Sari Ringgung," ungkapnya. 

(snd/JPN)

Komentar

Daerah Lainnya