TOP 0 Daerah

Pantai Sari Ringgung Pesawaran Lampung: Foto: Istimewa

JPNews - Terkait adanya tunggakan retribusi parkir pengelola pantai Sari Ringgung sejak tahun 2017 lalu, DPRD Kabupaten Pesawaran melalui Panitia Khusus (Pansus) peningkatan PAD Kabupaten Pesawaran akan turun tangan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pansus DPRD Kabupaten untuk peningkatan PAD Kabupaten Pesawaran, Hipni Idris, Rabu (24/10). 

"Ya, dalam waktu dekat kita akan turun ke pantai Sari Ringgung mengenai hal ini," ungkapnya. 

Menurutnya, pihaknya akan meminta klarifikasi kepada pengelola pantai Sari Ringgung terkait persoalan tersebut. "Kita akan turun untuk tahu bagaimana persoalannya, dan seperti apa nanti penyelesaiannya, karena ini menyangkut PAD Kabupaten Pesawaran," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, Pengelola pantai Sari Ringgung tak bayar retribusi parkir sejak tahun 2017. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran Afdal Faisal saat dihubungi melalui telepon selulernya. Jumat (19/20). "Ya benar pengelola pantai Sari Ringgung punya hutang dengan Pemkab Pesawaran dalam bentuk pajak retribusi parkir di tempat wisata pantai sari Ringgung," ungkapnya. 

Menurutnya, pengelola pantai sari Ringgung tidak membayar pajak retribusi sejak tahun 2017.

 "Pengelola pantai sari Ringgung ini mempunyai tunggakan dengan Pemkab Pesawaran pada tahun 2017 lalu sekitar Rp21 juta dan untuk tahun 2018 ini mereka juga belum bayar pajak dari bulan Januari sampai sekarang (November) kalau dikalkulasikan semua tunggakannya mencapai kurang lebih Rp40 juta," ujarnya. 

Ditambahkannya, pihaknya juga sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak pengelola sari Ringgung untuk menyelesaikan persoalan tersebut. "Kami sudah berupaya untuk berkoordinasi dengan pengelola pantai sari Ringgung, yaitu dengan mengirimkan surat sebanyak dua kali terkait masalah tunggakan ini, tapi sampai sekarang belum ada respon dari mereka," tambahnya. 

Ia pun menerangkan bahwa, hal seperti ini menjadi salah satu variabel yang dihadapi Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran untuk memenuhi PAD yang telah ditargetkan. "Ini memang salah satu variabel dalam proses untuk memenuhi PAD kita, dan selaku aparatur saya juga harus optimis untuk bisa menyelesaikan hal seperti ini, untuk memenuhi apa yang telah ditargetkan sebelumnya," terangnya. 

Ia pun berharap pihak terkait yang memiliki tunggakan terhadap Dishub Pesawaran untuk dapat menyelesaikannya. "Kita menghimbau kepada pihak yang memiliki tunggakan, seperti pengelola pantai dari Ringgung bisa membayar tunggakannya," harapnya. 

Dijelaskannya, pada tahun ini (2018) Dishub Pesawaran sendiri memiliki target PAD sebesar Rp360 juta. "Hingga saat ini capaian PAD kita sudah mencapai 75 persen, dan mudah-mudahan apa yang sudah ditargetkan bisa tercapai," jelasnya. 

Sementara itu, pengelola pantai sari ringggung Syamsu Rizal belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.

 (snd/JPN)

Komentar

Daerah Lainnya