Foto: Alfan/ JPNews

JPNews -Untuk meminimalisir angka kecelakaan lalulintas, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Diskominfo melengkapi rambu-rambu dan tanda peringatan lalu lintas jalan raya.

Selain itu masyarakat juga diminta menjaga rambu yang sudah ada, sebab merusak rambu sama saja merugikan diri sendiri, selain itu pengrusakan melanggar hukum sesuai yang diamanatkan pada  Undang-undang  Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan umum (LLAJ).

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mesuji Widadan Selasa (23/10) kepada JPNews, mengatakan pada tahun ini ada sekitar 600 unit rambu dan tanda peringatan yang dipasang di tujuh kecamatan se-Kabupaten Mesuji. Pemasangan ini merupakan tanda bagi pengguna jalan sekaligus untuk meminimalisir terjadi kecelakaan.

Dikatakannya, budaya keamanan dan keselamatan berlalu lintas di tengah tengah masyarakat perlu terus didorong.

Dari jumlah rambu yang di pasang terdiri dari tiga penunjuk jalan.

Menurutnya, pemasangan rambu tersebut berasal dari dana APBD tahun anggaran 2018.

"Pihaknya juga mengimbau kepada penguna jalan atau masyarakat agar menjaga rambu-rambu dan tanda peringatan jalan raya.

“Mari sama-sama kita mendukung tertib berlalu lintas, menjaga rambu yang sudah ada, karena rambu- rambu tersebut merupakan penjaga keselamatan berkendara. Apabila di rusak tentunya akan merugikan orang banyak,” jelasnya. 

(fan/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya