Swn (40) meninggal dunia akibat tersengat listrik, Minggu (21/10) siang.

JPNews - Swn (40), warga Rt. 019 Rw. 05 Pekon Waringinsari Timur Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu, Lampung meninggal dunia akibat tersengat listrik, Minggu (21/10) siang.

Hal itu diketahui setelah anggota Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus melakukan pengecekan TKP tersengatnya Swn di teras rumah Sudirman warga Pekon Waringinsari Barat Kecamatan Sukoharjo, serta hasil pemeriksaan fisik korban oleh Dokter Puskesmas Sukoharjo Dr. Rinto.

"Dari hasil pemeriksaan TKP ditemukan kabel penyebab korban tersengat listrik dan keterangan medis serta terlihat fisik korban terdapat luka bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet kaki sebelah kiri," kata Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, di Polres Tanggamus, Senin (22/10) pagi.

Lanjutnya, tindakan kepolisian selain pengecekan TKP dan korban, Polsek Sukoharjo juga berkoordinasi dengan pihak terkait, meminta keterangan dan pengumpulan bahan keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti berupa gulungan kabel PLN.

AKP Wahidin menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian bermula ketika korban bersama rekannya Marsidi (50) sedang mengangkut pupuk yang terletak di teras rumah Sudirman (36), kemudian di dekat tumpukan pupuk kandang tersebut ada 3 gulungan kabel jalur listrik PLN yang sedang dalam tahap pembuatan jalur baru pengganti kabel jalur yang lama, diduga kabel PLN teraliri listrik.

"Korban akan mengambil pupuk kandang yang sudah dibelinya di teras rumah Sudirman warga Rt. 02 Rw. 05 Pekon Waringinsari Barat Kecamatan Sukoharjo Pringsewu, ketika korban mencoba mengangkat karung pupuk secara tidak sengaja mengenai gulungan kabel milik PLN dan salah satu gulungan kabel tersebut jatuh dan menimpa kaki hingga perut korban, mengakibatkan luka bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet di kaki sebelah kiri," jelasnya. 

Ditambahkan AKP Wahidin, berdasarkan konfirmasi dari petugas PLN gulungan kabel tersebut belum teraliri listrik karena baru tahap pemasangan, namun diduga kemungkinan kabel menempel di salah satu kabel yang sudah teraliri aliran listrik sehingga gulungan kabel yang menimpa korban tersebut ada aliran listrik.

"Adanya gulungan kabel PLN tersebut dikarenakan masih adanya pengerjaan pemasangan kabel Jalur pengganti jalur yang lama dilokasi tersebut," ujarnya.

Setelah dilakukan visum di Puskesmas Sukoharjo korban di bawa pulang ke rumah korban di Pekon Waringin Sari Timur Kecamatan Adiluwih Pringsewu guna pemakaman.

"Untuk Sementara pihak korban menyatakan akan berkoordinasi dengan keluarga besar mengenai langkah yang akan ditempuh selanjutnya baik menuntut secara hukum atau pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah," tandasnnya. 

Sementara Supervisor teknik PLN Cabang Pringsewu Imam Supraditio mewakili Kepala Cabang PLN Pringsewu Boy Sidabalok mengatakan memang benar  ada pekerjaan tetapi bukan perbaikan melainkan ada pemasangan jaringan yang lama dan diperbaharui dan saya nyatakan ini murni karena kecelakaan dan di sana petugas yang mengamankan jaringan yang belum aktif yang diamankan oleh petugas dan itu bukan pekerjaan PLN melainkan pekerjaan pihak ke tiga vendor, belum diserahterimakan ke PLN Pringsewu.

"belum diserahterimakan ke PLN jadi pemasangan jaringan tersebut belum milik PLN karena pekerjaan masih milik vendor atau pihak ke tiga" kata Imam Supraditio di ruang kerjanya, Senin (22/10) pagi.

Menurut Imam Supraditio, langkah-langkah yang diambil PLN Pringsewu, dari kemarin sudah datang ke sana begitu ada telepon dari warga Waringinsari Barat.

"Kita datang ke sana untuk melihat kebenaran tentang kejadian tersebut. Kami mengamankan gardu dan mematikan arus di tempat tersebut ya kami mengambil keputusan dimatikan listriknya," jelasnya.

Selaian itu, petugas sudah membawa korban ke puskesmas dan sampai saat ini kami belum mengetahui siapa nama korban dan keadaannya seperti apa.

Ditambahkan Imam, PLN ingin masalah tersebut diselesaikan dengan secara kekeluargaan dan kami juga sudah menyampaikan kepada keluarganya dan kami sudah menemui Kepala Pekon Waringin Sari Barat Woto Siswoyo dan Kepala Pekon Waringun Sari Timur Mustofa.

"Untuk komunikasi dari warganya Insyaallah ada itikad  baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Rencananya hari ini kami PLN dan bersama vendor pihak ketiga ditemani oleh Kepala Pekon Ali Mustofa guna menyelesaikan secara kekeluargaan mudah mudaham ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," tandasnya.

(run/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya