JPNews - Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat menargetkan pada 1 November mendatang, areal pembangunan Pasar Pelita harus sudah bebas dari kios para pedagang. 

Untuk menunjang target tersebut, Pemkot Sukabumi telah menyiapkan program relokasi dengan tempat tujuan eks terminal di Jalan Sudirman Kota Sukabumi.

"Dalam upaya mempercepat revitalisasi pembangunan Pasar Pelita, para pedagang perlu direlokasi secepatnya. Pihak pengembang pernah menyampaikan keluhan, pembangunan sulit dilaksanakan karena masih banyak kios yang menempel di lokasi pembangunan Pasar Pelita," kata Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi kepada sejumlah awak media, Senin (22/10).  

Lanjut Fahmi, tujuan utama relokasi bukan untuk mengusir para pedagang dari tempat mereka mencari nafkah, melainkan untuk mempercepat pembangunan Pasar Pelita. 

"Toh, para pedagang pada akhirnya akan mendapatkan kios tempat penjualan di lokasi yang strategis dan nyaman," ucapnya.

Menurut Fahmi, kondisi terakhir di lapangan, setidaknya terdapat 480 lapak tidak resmi di sekitar areal pembangunan Pasar Pelita. Kehadiran ratusan lapak itu menimbulkan hambatan pada akses transportasi untuk keperluan pembangunan. 

"Operasional alat berat seperti crane yang cara kerjanya dapat berputar sejauh 360 derajat dapat mengancam keselamatan warga yang berada di sekitar alat tersebut," ungkapnya.

"Inventarisasi para pedagang yang akan direlokasi dilakukan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman sebagai penanggung jawab lokasi eks terminal menerangkan, rencana relokasi pedagang Pasar Pelita berdasarkan hasil rapat pimpinan daerah setelah mendengarkan suara pedagang. Daripada tempat tersebut dijadikan tempat maksiat dan penyakit masyarakat, alternatif menjadikan eks terminal sebagai tempat penampungan sementara para pedagang merupakan pilihan yang tepat.

"Kondisi saat lahan eks terminal terbengkalai. Dari hari ke hari semakin terbengkalai," ujar Abdul.

Lokasi eks terminal, ujar Abdul, cukup strategis karena dilalui oleh berbagai angkot yang melayani beberapa rute penting seperti Cisaat-Sukabumi dan rute Bhayangkara bolak-balik. Abdul mendukung relokasi pedagang Pasar Pelita ke eks terminal. (Gio)

Komentar

Jabar Lainnya