Bupati Neneng Hassanah Yasin saat tiba di gedung merah putih, Senin (15/10) malam. Foto: istimewa

JPNews - Bupati Bekasi, Jawa Barat (Jabar) Neneng Hassanah Yasin kali pertama menjabat pada 14 Mei 2012.

Dia lahir di Karawang, Jawa Barat, 23 Juli 1980. Dia merupakan srikandi Partai Golongan Karya. Istri dari Almaida Rosa Putra itu dikenal dengan sebutan Mpok Neneng.

Riwayat Pendidikan

SDN VIII Rengasdengklok, Karawang, lulusan tahun 1992. MTs Darunnajah di Jakarta (lulus 1995). SMA Insan Kamil Bogor (lulus 1998). Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta, lulus 2008.

Karier dan Jabatan Organisasi

Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Bekasi. Wakil Bendahara DPD Golkar  Jawa Barat. Bendahara Koni Kabupaten Bekasi. Wakil Ketua Mapancas Jawa Barat. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2009-2014. Direktur Utama PT. Citra Sarana Karya.

Diketahui, Neneng merupakan bupati Bekasi yang berhasil masuk dua periode, 2012-2017 dan 2017-2022. 

Pada Pilkada Bekasi yang digelar 15 Februari 2017, Neneng kembali maju bersama Eka Supria Atmaja.

Pasangan ini dikenal dengan Paslon Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja (Neneng YES).

Saat itu, pasangan dari Partai Golkar mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan umum Daerah (KPUD) yang berada di wilayah Desa Karang Sambung Kecamatan Kedung Waringin pada hari Rabu 21 September 2016 dengan Partai pengusung Golkar, PAN, HANURA, dan PPP.

Jadi Bupati Lagi

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bekasi resmi menetapkan pasangan Neneng Hasanah Yasin-Eka Suria Atmaja sebagai pemenang pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi 2017, Rabu (15/3). 

Pasangan itu ditetapkan setelah tidak gugatan yang diajukan terkait hasil pilkada.

Neneng-Eka ditetapkan dalam Rapat Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pikada Kabupaten Bekasi yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Bekasi. Ketua KPU Idham Holik menyatakan, penetapan ini dilakukan setelah pihaknya menerima surat keputusan dari KPU Republik Indonesia nomor 199/KPU/III/2017 tanggal 3 Maret 2017 perihal penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pemilihan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilkada Kabupaten Bekasi, Neneng-Eka maju sebagai pasangan dengan perolehan suara terbanyak pada Pilkada 2017. Neneng-Eka sukses meraup 471.585 suara atau 39,82%.

Jumlah itu mengungguli Sa'dudin yang menggandeng musisi terkenal Ahmad Dhani. Sa’dudin-Dhani pun harus puas di peringkat kedua dengan 309.410 suara (26,13%). Perolehan suara selanjutnya yakni Obon Tabroni-Bambang Sumaryono dengan 208.223 suara (17,58%), Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik dengan 113.596 suara (9,59%) dan Iin Farihin-Mahmud dengan 81.436 suara (6,88%).

Dilantik Bupati Lagi

Neneng dilantik sebagai bupati untuk kali kedua, Peroode 2017-2022 oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Aula Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 22 Mei 2017.

Ditetapkan Tersangka

Neneng ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi tersangka, Senin (15/10).

Penetapan tersangka ini terkait dugaan tindak pidanan korupsi pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Selain Neneng, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, juga menjadi tersangka pemberi suap. 

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan 9 orang sebagai tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (15/10).

(bbs/JPN)

Komentar

Jabar Lainnya