Kepala Bidang Pemerintahan Pekon, DPMP Lambar, Games Simanjuntak

JPNews - Sebanyak 45 dari 131 pekon (Desa) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) akan mendapatkan tambahan Alokasi Dana Desa (ADD) di tahun 2018. Hal ini, terkait kebijakan baru Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 226 tentang transfer dana daerah dan dana desa (DD).

"Ada kemungkinan desa yang katagori tertinggal dan sangat tertinggal lebih besar alokasi DD dari pekon lain," ujar Kepala Bidang Pemerintahan Pekon, Dinas Pemberdayaan Masyarakan Pekon (DPMP) Lambar, Games Simanjuntak saat dikonfirmasi JP-News.id diruang kerjanya, Selasa (13/2).

Games mengatakan, dalam refisi PMK terbaru mengatur pengalokasian bagi pekon katagori daerah tertinggal dan sangat tertinggal. Dimana, di Lambar terdapat 45 pekon yang masuk dalam katagori daerah tertinggal dan sangat tertinggal.

Dengan adanya perubahan tersebut, lanjut Games, pihaknya kini harus kembali mengatur ulang pembagian DD dimasing-masing pekon. Dipastikan ada pengurangan alokasi DD di pekon yang tidak masuk dalam katagori tertinggal untuk penambahan DD dimasing-masing pekon yang masuk dalam katagori daerah tertinggal dan sangat tertinggal tersebut.

"Tepatnya bulan Desember ada refisi PMK 225 menjadi PMK 226 yang mengatur pembagian alokasi DD terbaru, dan kami baru menerima tembusan dari Jakarta bulan ini," terangnya.

Sementara, jumlah DD Lambar tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya. Yakni, Rp 112. 064. 780.000 untuk 131 pekon. Hanya saja, karena peraturan baru yang mengharuskan pembagian di diatur ulang untuk masing-masing pekon.

Disamping itu, kata Games, DD tahap pertama sudah bisa dicairkan terhitung bulan Januari dan paling lambat minggu ke 3 bulan Juni. Dimana, pada pencairan tahap pertama dengan jumlah 20 persen.

"Sementara untuk pencairan tahap ke 2, dibulan Maret dan paling lambat minggu ke 4 bulan Juni dengan jumlah 40 persen. Serta sisahnya, 40 persen dapat dicairkan paling cepat bulan Juni sampai Desember," tandasnya. (dri/drw)

Komentar

Nasional Lainnya