TOP 0 Daerah

Foto: Rama/ JPNews

JPNews - Krisna WC, bocah penderita tumor ganas menunggu uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan. 

Terlahir dari keluarga petani, ayahnya tidak bisa berbuat banyak ketika mendengar kabar bahwa anaknya harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Nasib pilu harus dialami bocah belia, ditengah masa kecilnya yang indah yang mestinya diisi dengan canda riang seorang bocah, namun dengan kondisi saat ini, dirinya hanya bisa terbaring lemah di atas ranjang sederhana miliknya. 

Semua itu disebabkan karena penyakit tumor ganas stadium empat yang bersarang di lehernya, akibat tumor ganas tersebut dirinya mengalami kelumpuhan dan sulit untuk bergerak sehingga harus segera dioperasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. 

Krisna yang kini berusia tujuh tahun anak dari seorang petani yang tinggal di Dusun Bawang Desa Bawang Kecamatan Punduh Pedada Pesawaran. 

Tak banyak yang bisa diperbuat oleh Nyono ayah bocah malang tersebut, ditengah keterbatasan ekonomi keluarganya tentu sulit untuk bisa membiayai pengobatan anaknya.

"Keadaan saya sudah mas, buat makan sehari-hari aja kita mesti cari dulu mas, gak keluar sehari gak makan kami mas," ujar Nyono. Selasa (18/9).

Dirinya mengatakan pekerjaaan sebagai petani tentu sulit untuk bisa membiayai pengobatan putranya. Di tambah lagi putranya harus segera di rujuk ke RSCM.

"Sekarang ini anak saya harus segera di operasi ke RSCM mas, cuma sekarang kita masih cari-cari dana buat pengobatan kesana,” tambahnya.

“Untuk itu saya juga sangat berharap kepada Bapak Bupati Dendi Ramadhona supaya bisa membantu anak saya,” pungkasnya.

Krisna sendiri sudah mengidap tumor ganas tersebut sejak dua bulan belakangan, bahkan dirinya sempat dioperasi di Rumah Sakit Urip Sumohardjo yang ada di Bandar Lampung. Namun selang satu minggu pasca operasi tumor tersebut kembali membengkak sehingga menyebabkan dirinya harus kembali di rawat di rumah sakit. 

Dokter mengatakan dirinya harus segera di rujuk ke RSCM untuk melakukan operasi kembali, karena peralatan yang ada di Rumah Sakit di Lampung masih kurang lengkap sehingga dokter tidak bisa melakukan penanganan lanjutan. 

Dikhawatirkan apabila dirinya tidak segera ditangani maka akan menyebabkan kelumpuhan total atau bahkan kematian.

Beruntung saat ini Krisna mendapatkan sedikit perhatian dari salah satu anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran. Komisi IV sendiri saat ini tengah mengupayakan untuk membantu pengobatan sang bocah.

Anggota DPRD Komisi IV Hipni Idris mengungkapkan saat ini dirinya tengah berkomunikasi dengan pihak Dinas kesehatan dan juga instansi terkait untuk dapat membantu Krisna.

"Saat ini kita tengah upayakan bantuan untuk Krisna, kita akan coba bicarakan dengan dinas kesehatan biasanya mereka bisa bantu," pungkas Hipni. (ram/snd)


Topik : Pesawaran Tumor

Komentar

Daerah Lainnya