JPNews - PT Jasa Raharja (Persero)  menyerahkan santunan untuk korban kecelakaan Angkutan Umum Bus Pariwisata yang masuk ke jurang di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat.

Penyerahan klaim langsung dibagikan Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo didampingi Bupati Bogor Nurhayanti di Pendopo Kabupaten Bogor Jawa Barat kepada 15 orang ahliwaris dari 21 orang korban meninggal dunia, Minggu (09/09).

Bupati Bogor Nurhayanti mengapresiasi jajaran Jasa Raharja yang bertindak cepat dam tepat karena kurang dari 24 jam sudah memberikan santunan bagi keluarga korban baik yang meninggal maupun luka-luka.

"Kurang dari 24 jam PT Jasa Raharja sudah langsung memberikan santunan kepada ahli waris dan korban yang masih dalam perawatan di rumah sakit karena mengalami luka-luka. Kinerja PT Jasa Raharja ini bukti bahwa pemerintah hadir dalam masalah yang dialami masyarkatnya," kata Nurhayanti melalui keterangan resmi.

Sementara itu di tempat terpisah, penyelesaian santunan juga dilakukan  kepada 5 ahli waris  korban meninggal dunia dengan domisili di Sukabumi, Medan, Cirebon, dan Tangerang Selatan.

Sementara untuk 1 orang korban meninggal dunia saat ini petugas Jasa Raharja sedang memastikan domisili dari ahli waris. 

Lantas, bagaimana nasib 16 orang korban luka-luka pada kecelakaan bus yang terjadi Sabtu (8/9) tersebut.

Jasa Raharja pun telah menerbitkan Surat Jaminan Biaya Perawatan kepada 4 (empat) Rumah Sakit yaitu :

1. Sebanyak 7 Orang dirawat di RS PMI Bogor
2. Sebanyak 5 Orang dirawat di RS UMI Empang Bogor.
3. Sebanyak 3 Orang dirawat di RS Siloam Bogor
4. Sebanyak 1 Orang dirawat di RSCM Jakarta.

Sebelumnya , Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo menyampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut. Berdasarkan UU No 33 dan PMK No. 15 tahun 2017, bagi korban meninggal dunia, Jasa Raharja  memberi hak santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia.

Jasa Raharja juga menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit tempat korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp20 juta terhadap korban luka luka.

(mam/drw/JPN)

Komentar

Jabar Lainnya