Petugas Satpol PP Kota Sukabumi mendata penghuni rumah kos dan kontrakan saat Operasi Yustisi penegakan Perda, Kamis (8/2) dini hari. Foto: Herlan Heryadie/JP-News.id

JPNews - Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi diterjunkan dalam Operasi Yustisi penertiban rumah kos dan rumah kontrakan pada Rabu (7/2) malam hingga Kamis (8/2) dini hari.

Operasi dimpimpin langsung oleh Kepala Bidang Penegak Perda (Kabid Gakda), Ajat Sudrajat. Penyisiran juga ikut melibatkan aparat Polsek dan Koramil Warudoyong. Petugas mendatangi rumah kos dan kontrakan di tiga titik, diantaran Jalan Parigi, Jalan Cemerlang dan Jalan Taman Bahagia.

Dari hasil penyisiran, petugas mendata 62 penghuni kos dan kontrakan. 52 orang memperlihatkan identitasnya dan tiga pasangan bukan suami istri. Tiga pasangan tersebut juga didata, diberi teguran lisan dan diimbau untuk tidak berduaan di kamar hingga berbuat asusila.

"Dasar hukumnya Perda nomor 8 tahun 2017 tentang Penataan Tempat Indekos dan atau Rumah Kontrakan. Pasal yang dilanggar adalah Pasal 9 ayat (2) karena membawa tamu berlainan jenis kelamin ke dalam kamar kos atau kontrakan," tegas Ajat Sudrajat kepada JP-News.id usai penertiban. (hrl/drw)

Komentar

Jabar Lainnya