JPNews - Oknum bacaleg DPRD Kota Sukabumi, YK (46) yang di tangkap Polisi, karena terlibat dalam kasus narkoba, di pecat dari kader Perindo.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Sukabumi, Jawa Barat, Adinda Maulana dalam jumpa pers mengatakan YK pada 24 Agustus 2018 telah mengundurkan diri sebagai bacaleg Partai Perindo Kota Sukabumi dikarnakan kesibukan pekerjaan dan kendala ekonomi keluarga yang tidak mendukung.

"Berarti sebelum penangkapan beliau (YK) sudah menyatakan pengunduran diri. Jadi kalo dilihat, ketika penangkapan itu secara resmi beliau melayangkan surat itu sudah bukan menjadi kader dan bacaleg kita," kata Adinda kepada sejumlah awak media, Jumat (31/8).

Ia menambahkan, bahwa Perindo sudah mengeluarkan surat pemecatan untuk YK, karena YK sudah masuk tahap Daftar Calon Sementara (DCS) ke KPU. Dan kebetulan selama empat, lima hari terjadi penangkapan akhirnya kita putuskan pemecatan.

"Surat pemecatannya terhitung hari ini, sudah bukan kader Partai Perindo Kota Sukabumi," jelas Adinda.

Lanjut Adinda, dan untuk pengurusan bacaleg ke KPU, memang kita sedang tahap pergantian. Kemarin setelah pengunduran diri, sebenarnya kita tahap pergantian. 

"Berhubung ada musibah seperti ini mau tidak mau, tahap pergantian," ungkapnya.

Menurut Adinda, YK merupakan salah seorang bacaleg Partai Perindo Dapil 1 Kota Sukabumi no urut 4.

"Saat pengajuan dan seleksi Bacaleg, YK tidak terbukti menggunakan narkoba. Karena waktu tes kesehatan dalam Bacaleg, urinenya negatif," ucapnya.

"YK bukan merupakan kader Partai Perindo, masuk ke Perindo setelah daftar sebagai bacaleg," tambahnya. 

Perlu diketahui, bahwa penangkapan YK merupakan hasil pengembangan jajaran Polres Sukabumi Kota mengamankan rekannya berinisial SK (31) dan IH (41). 

"Jadi salah satu rekannya berinisial SK diamankan, setelah itu menggeledah lokasi di Ciaul dan diamankan dua orang lainnya. Satu diantaranya Bacaleg tersebut," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro saat di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (30/8). 

Dari para pelaku, Polisi mengamankan dua paket sabu seberat 0,45 gram. Selain itu ada alat hisap dan handphone. 

"Hasil tes urine oleh BNNK Sukabumi, mereka bertiga positif menggunakan sabu," tandas Susatyo. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya