TOP 0 Daerah



JPNews - Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana menyampaikan, penyebab utama meninggalnya M Rosi (26), tahanan kasus pencurian motor, karena gagal jantung. 

Menurutnya, hal itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan dokter rumah sakit Ryacudu Kotabumi

Kapolres menjabarkan, Rosi diamankan karena diduga terlibat pencurian motor. Saat ditangkap, tersangka berusaha dua kali melarikan diri.

"Ketika ditangkap, tersangka berusaha melarikan diri tetapi gagal. Saat dibawa ke mapolres, di dalam mobil dia berontak dan berusaha kabur tetapi kembali tertangkap," katanya di RSU Ryacudu Kotabumi, Jumat (24/8).

Saat di Mapolres, sekitar tiga jam usai penangkapan, lanjut Eka, tersangka mengeluh sakit di dada, lalu diperiksa oleh petugas medis Polres.

Karena kondisinya ketika itu terlihat sangat memprihatinkan, polisi segera merujuk M Rosi ke RSU Ryacudu.

"Ia (M Rosi) dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 7.30 WIB, dan meninggal dunia sekitar pukul 09.30 WIB. Kami meminta dokter untuk memeriksa penyebab kematiannya. Menurut ketergan dokter, tersangka mengalami gagal jantung," tutur Eka.

Saat ditanya mengenai adanya lebam di paha kanan dan kedua kaki tersangka, Eka Mulyana menjelaskan itu dikarenakan upaya tersangka yang berontak di dalam mobil dan berusaha kabur.

Diketahui, beberapa jam setelah ditangkap anggota Polres Lampura, M Rosi, tersangka kasus pencurian motor, meninggal dunia, Jumat (24/8) pagi.

Warga Dusun Tanjung Bulan Desa Alam Jaya Kecamatan Kotabumi Selatan tersebut, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Rycudu Kotabumi. (van/ardi)


Topik : Tahanan Tewas

Komentar

Daerah Lainnya