Peringati Harlan ke-92 PCNU Lambar gelar bakti sosial bagi masyarakat sekitar.

JPNews - Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Barat (Lambar) tangah berupaya memposisikan diri dengan berperan memberi kontribusi terhadap  peningkatan emonomi dan kesehatan warga Lambar.

 Terbukti, baksos memeringati hari lahir (Harlah) NU ke-92 yang digelar selama dua hari terakhir, Sabtu - Minggu (27-28/1) menggelar seminar pertanian dan memfasilitasi warga untuk cek kesehatan, donor darah, sunat massal, cek golongan darah, hingga cek kolesterol dan asam urat.

"NU terus berupaya untuk bermanfaat bagi warga. NU terus mencoba untuk membantu permasalahan yang acap kali dihadapi warga, masalah ekonomi dan kesehatan. Karenanya digelar seminar pertanian dan cek kesehatan gratis," ujar Ketua PCNU Lambar, H M Danang Harisuseno, Minggu (28/1).

 Kedepan, sambungnya, kegiatan itu bakal dilangsungkan paling tidak per tiga bulan.  PCNU dan LPK Kesehatan PCNU Lambar, usai menggelar menggelar bhakti sosial berupa cek kesehatan gratis, donor darah, sunatan masal, cek Gol Darah, Cek Kolesterol dan Asam Urat, di Kantor PCNU, Watos, Balikbukit, Minggu (28/1).

 Dijelaskan  Danang, khusus untuk donor darah sendiri PCNU Lambar berencana akan membentuk bank darah. Dimana sewaktu-waktu dibutuhkan tetap tersedia. Baksos, menurut Danang kembali bakal dilangsungkan, Rabu (31/1).

Yakni, penyuluhan hukum  pada pagi harinya di kantor PCNU Lambar lanjut malam harinya dilanjutkan dengan menggelar shalat Gerhana Bulan berjamaah beserta Dzikir, tahlil dan doa serta tausiyah oleh Kyai Imam Syafi'i dari Batu Marta Palembang di Masjid Baiturrahim Komplek Perkantoran Pemda.

Disampang itu, Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) NU sukses menggelar penyuluhan pertanian tentang budidaya kopi, yang diikuti sejumlah kelompok tani, Sabtu (27/1).

"Kami menggelar penyuluhan itu karena warga Lambar sebagian besar pekebun kopi. Dan kami mengundang 30 poktan dari 15 kecamatan," kata Danang.

 Kegiatan serupa bakal turus dilangsungkan per tiga bulan, dan langsung praktek lapangan di beberapa zona yang akan dibentuk.

"Penyuluhan ke depan kami gelar dengan langsung praktek di kebun kopi," ungkapnya.

Terobosan PCNU itu ternyata disambut baik para petani kopi. Salah satunya, Ansori peserta penyuluhan dari Pekon Campang Tiga Kecamatan Batu Ketulis meminta membina kelompok tani di daerahnya. Harapnya budidaya kopi akan lebih meningkatkan produktivitas, maupun pengolahan, peningkatan mutu.

"Dan menjaga harga stabil untuk mensejahterakan petani kopi," tandasnya diamini Ali Rohman dari Pekon Hujung Kecamatan Belalau. (mst/drw)

Komentar

Nasional Lainnya