JPNews - Proses evakuasi korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus dilakukan di tiga area gili. Yakni, Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

Data sampai dengan Selasa (7/8) pukul 15.00 WIB, Tim Gabungan yang dikoordinasi oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) berhasil mengevakuasi 8.381 orang dari tiga Gili tersebut.

"Semuanya telah dievakuasi keluar dari tiga gili menggunakan 13 kapal," ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada JP-News.id, Rabu (8/8).

Ia menjelaskan kapal-kapal itu dibagi tiga tujuan, yaitu Pelabuhan Benoa di Bali, Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dan Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara.

Untuk Pelabuhan Benoa, Bali. Sutopp menyebutkan proses tersebut menggunakan tiga kapal motor, terdiri dari KM Binaiya, Bounty Cruise, dan Patagonia Express.

Lalu, ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat juga tiga kapal, yaitu KM Sindo Dwi Utama, KMP Dharma Rucitra III, KMP Portlink II.

Sementara evakuasi ke Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara dilakukan dengan tujuh kapal milih Basarnas, yakni RB 220 Mataram, Boat KPLP, Super scott boat, KM Putri Island, KM Eka Jaya 25, KM Eka Jaya 26, dan KMP Nusa Penida.

"Hari ini Basarnas menyisir tiga pulau dengan menggunakan halikopter termasuk jalur darat. Itu untuk memastikan apakah masih ada korban yang tertimbun di reruntuhan bangunan," pungkasnya. 

(rls/JPN)

Komentar

Nasional Lainnya