JPNews - PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Jawa Barat membayar klaim santunan kecelakaan Rp11.118.160.339. Jumlah tersebut dibayar kepada 350 korban kecelakaan lalu lintas.

Kepala Perwakilan PT. Jasa Raharja Cabang Sukabumi, Abdulrachman Damanik mengatakan, diperiode yang sama di tahun 2017 besaran klaim yang dibayarkan mencapai Rp9.135.303.442 dengan jumlah korban mencapai 464 orang.

"Jika melihat jumlah korban, tahun ini memang rendah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya," tutur Damanik didampingi Mobile Service PT Jasa Raharja Septian Gunawan, Senin (6/8).

Menurut Damanik, jumlah klaim tersebut terdiri dari untuk korban laka lantas yang meninggal dunia dan cacat tetap sebesar Rp50 juta atau naik 100 persen dari sebelumnya Rp25 juta dan biaya perawatan menjadi Rp20 juta dari nilai sebelumnya Rp10 juta.

"Makanya jika jumlah korban di tahun sekarang menurun tapi pembayaran klaimnya mengalami kenaikan," jelasnya.

Terkait proses pembayaran klaim, lanjut Damanik, proses pembayaran klaim relatif cepat dan mudah. Kalau secara aturan maksimal (pembayaran) selama tujuh hari. 

"Tapi kita biasanya dalam waktu tiga hari juga sudah bisa dibayarkan, khususnya untuk korban meninggal dunia. Kalau untuk korban luka, kita tunggu dulu hingga selesai perawatannya," ungkapnya.

Selain itu, masyarakat berhak mendapatkan asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja, kecuali kecelakaan tunggal itu tidak akan mendapatkan asuransi. Namun berbeda jika kecelakaan tunggal yang dialami oleh angkutan umum, sebab didalamnya ada penumpang sehingga asuransinya bisa dibayarkan.

"Kalau kecelakaan tunggal kita tidak bisa membayarkan asuransinya, misalkan nabrak pohon," ucapnya.

Disamping itu, PT Jasa Raharja terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, dalam hal ini penanganan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan sistem aplikasi online untuk pengurusan pengajuan santunan.

"Kami juga sudah memiliki aplikasi sistem online, ketika ada korban laka terjadi korban dibawa ke rumah sakit dan pihak rumah sakit akan memasukan data korban, jika korban tersebut masuk ke sistem kami, secepatnya kami juga akan segera melakukan jemout bola ke rumah sakit," imbuhnya.

PT. Jasa Raharja juga secara rutin menggelar pengobatan gratis di sejumlah tempat, seperti di terminal untuk mengecek kesehatan awak bus maupun penumpang. Ketaatan pengendara dalam berlalulintas juga akan menekan kasus kecelakaan lalu lintas.

"Kita berharap korban kecelakaan terus bisa menurun," tandasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya