TOP 0 Bola



JPNews - Prancis mampu memupus impian Hazard dan kawan-kawan untuk tampil di laga puncak Piala Dunia. Dua tim yang berlaga dengan status generasi baru, dengan para pemain mudanya, bisa menyuguhkan permainan yang memukau. Kini, tersisa Inggris, tim dengan generasi baru, yang masih harus berlaga memperebutkan tiket final.

Kroasia yang menjadi lawan Inggris di semifinal dini hari nanti, merupakan skuad yang tidak jauh berbeda dengan skuad Kroasia pada Piala Dunia 2014. Untuk itu pertarungan malam nanti akan menjadi pertarungan antar dua generasi yang berbeda. Namun hingga saat ini Skuad Inggris mampu tampil meyakinkan hingga fase semifinal.

Kroasia patut waspada dengan semangat pemain muda Inggris. Terlebih mereka mempunyai beberapa pemain yang mengandalkan kecepatan saat membangun serangan, seperti Sterling dan Lingard. Dua fullback Kroasia tampaknya akan kerja keras malam ini untuk meredam serbuan pasukan Three Lions. Di lini depan, Inggris memiliki striker haus gol dan juga top skorer Piala Dunia, Harry Kane. 

Adanya striker jangkung itu, harus membuat Dejan Lovren dkk harus lebih waspada. Apalagi jika Inggris mendapatkan kesempatan ekseskusi bola mati. Tidak sedikit gol Kane yang tercipta dari bola mati. Berbeda dengan Inggris, Kroasia memiliki pemain lapangan tengah yang matang dan pemain penting di timnya masing-masing.

Kematangan bermain mereka akan menjadi kunci untuk meredam permainan Inggris. Secara statistik pun, pertandingan di fase gugur milik Kroasia tidak semulus milik Inggris. Dua kali bermain di fase gugur, Kroasia harus dua kali adu tos-tosan untuk bisa menuju semifinal. Hal ini harus menjadi catatan pelatih Kroasia.

Namun, Kroasia memiliki catatan bagus ketika berhasil membungkam Argentina tiga gol tanpa balas di babak grup. Ini yang membuat Kroasia menjadi kuda hitam yang patut ditakuti oleh Inggris. Pada pertandingan nanti pun Inggris menjadi favorit penantang Prancis di laga puncak.

Jika Kroasia tidak membuat kejutan, maka Inggris bisa unggul dalam waktu 90 menit dengan keunggulan minimal dua gol. Kemudian Inggris menjadi tim generasi baru yang melaju mulus di Piala Dunia, dan membuktikan keberhasilan regenerasi sepak bola negara di benua biru. 

(Imam Maula Fikri)

Komentar

Bola Lainnya