JPNews - Bantuan pencarian korban musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba terus dioptimalkan sejumlah pihak. Satu di antaranya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA).

Sejak hari pertama pencarian, perusahaan itu telah mengalokasikan satu buah kapal tugboat milik unit Tilapia "operation" untuk dipasang sonar dan mengelilingi Danau Toba dalam upaya pencarian bangkai KM Sinar Bangun. Selain itu, satu unit tim penyelam dan tim welding.

"Kami juga mendatangkan satu unit helikopter milik perusahaan yang rencananya tiba pada hari Senin (25/6) di lokasi kejadian, untuk membantu Basarnas dalam melakukan penyisiran Danau Toba dalam upaya pencarian korban," kata Corporate Affairs Director PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Rachmat Indrajaya dalam keterangan resminya, Senin (25/06).

Perusahaan itu juga berpartisipasi dalam menyajikan lauk tilapia untuk makan siang di Dapur Umum TNI di Tigaras pada hari Minggu (24/6).

Beberapa hari sebelumnya, bantuan logistik berupa daging olahan siap makan, susu, telur ayam dan ayam olahan sudah diberikan ke tim Basarnas yang bertugas mencari korban. Bantuan diberikan ke dapur umum yang didirikan oleh TNI di Tigaras, serta dapur umum keluarga korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim di Pematang Raya.

Menurut Rachmat, perusahaan berkomitmen untuk ikut membantu proses pencarian penumpang KM Sinar Bangun sejak Selasa, 19 Mei 2018. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan.

"Langkah-langkah yang dilakukan tersebut merupakan wujud dari kepedulian sosial perusahaan, yang salah satu unit usahanya berlokasi di wilayah Danau Toba. Kami berharap, bantuan tersebut dapat bemanfaat dan mempercepat proses pencarian para korban," pungkas Rachmat.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan serta produksi vaksin hewan. (rls/JPN)

Komentar

Nasional Lainnya