JPNews - Memasuki hari pertama Operasi Ketupat Lodaya 2018, sejumlah rekayasa dan pengalihan arus lalulintas sudah mulai diberlakukan, terutama pada jam-jam sibuk di sore hari, ketika masyarakat, terutama para pengendara roda empat maupun roda dua. Bahkan, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro terlihat terjun langsung mengurai kemacetan lalulintas pada Kamis (7/7) sore di persimpangan Jalan RE Martadinata-Jalan Gudang, pusat Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun, Operasi Ketupat Lodaya 2018 rencananya akan berlangsung pada 7-27 Juni 2018. Seperti diberitakan sebelumnya, Operasi Ketupat Lodaya 2018 bukan hanya menitikberatkan pada pengamanan arus lalulintas, melainkan berbagai pengamanan lainnya seperti kebencanaan. 

Bahkan mencakup antisipasi aksi terorisme. Alhasil, petugas gabungan turut dikerahkan, mulai dari TNI, Satpol PP, BPBD, serta instansi terkait lainnya. Kendati demikian, pantauan lalulintas tetap yang paling menyorot perhatian.

Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP M Bima Gunawan mengatakan, khusus untuk wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, sejumlah upaya rekayasa lalulintas dan pengalihan arus sudah mulai diberlakukan. Namun, pemberlakuan pengalihan arus untuk saat ini masih menyesuaikan dengan tingkat kepadatan lalulintas.

"Sekarang masih berubah-ubah. Sebenarnya yang menjadi titik pusat kemacetan di Kota Sukabumi itu ada dua, pertama di Jalan RE Martadinata depan Toserba Yogya. Kedua di Jalan A Yani, di Citimall Sukabumi. Khusus untuk Jalan A Yani, kalau sudah terlalu padat, bisa dibuka-tutup jalur sementara. Perkiraan di H-5 lebaran akan benar-benar padat," papar Bima saat ditemui JP-News.id, Jumat (8/7).

Ia menambahkan, Satuan Lalulintas Polres Sukabumi Kota menerjunkan 78 personel yang sudah diplotting untuk bertugas. 56 personel ditempatkan di 26 pos, 10 personel tim urai kemacetan, lima personel perwira pengendali yang dibagi tugas per rayon (barat, timur dan pusat Kota Sukabumi), serta satu sisanya mengomandoi.

"Selain itu, ada tiga pos pam yang ditempatkan di tiga lokasi terpisah. Di Jalan A Yani, di Bundaran Sukaraja dan di pasar dekat Ramayana. Ada juga satu Pos Pelayanan di Jalan Otista dekat SPBU Cigodeg. Polsek-polsek juga ikut dilibatkan. Masing-masing polsek mendirikan Pos Singgah untuk masyarakat, terutama pemudik," lanjut Bima.

Pria yang baru bertugas selama kurang lebih empat bulan di Polres Sukabumi Kota itu berharap, arus mudik dan arus balik di Kota Sukabumi untuk tahun ini berjalan aman, lancar dan kondusif. Terlebih, kini Kota Sukabumi menjadi akses perlintasan para pemudik setelah dibukanya Jalan Tol Bocimi, meski baru sampai Cigombong.

"Kita tentu harus siap. Semoga saja mudik tahun ini berjalan lancar. Kepada masyarakat, tidak perlu risau. Kami petugas kepolisian akan menjaga keamanan dan kenyamanan semaksimal mungkin. Jangan lupa patuhi aturan-aturan lalulintas saat bermudik," tutup Bima mengimbau.(hrl/drw)

Komentar

Jabar Lainnya