TOP 0 Bola



JPNews - Pertandingan di pekan ke-11 telah dilakoni Persib Bandung. Seperti yang saya tulis sebelumnya, Persib membawa asa dan catatan baik dalam lawatannya ke I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Sebagai tim paling sedikit mengalami kekalahan dan salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit. 

Merupakan catatan yang berhasil dipertahankan Persib Bandung di Pulau Dewata. Dengan mempertahankan catatan itu, Persib berhasil mengamankan satu poin dari lawatannya ke Bali. Namun, dalam laga yang berlangsung seru semalam, mencatatkan rekor baru bagi striker Persib, duo Jones. 

Selama mereka bermain di liga 1 musim ini, baru Bali United yang berhasil meredam eksplosifitas keduanya. Dua Libero beserta kiper, Wawan Hendrawan, yang berhasil menjalankan peran itu. Khusus bagi Wawan, dia juga yang berhasil menggagalkan selebrasi gol Ezechiel 'Dino' Nduoasel.

Ketika Persib mendapatkan hadiah penalti, Dino yang maju sebagai eksekutor mengarahkan bola ke pojok kiri gawang. Namun tendangan datarnya yang keras berhasil ditepis Wawan. Selain itu, banyak umpan silang dari dua sayap Persib yang dipatahkan oleh kiper Bali United itu. 

Dari 9 laga yang telah dilakoni Maung Bandung, baru kali ini duo Jones tidak bisa menyarangkan gol ke gawang lawan. Baik itu ketika diturunkan sebagai duet striker, ataupun ketika bermain sendiri tanpa tandem duetnya. Meski begitu, dalam catatan statistik Liga 1, hingga saat ini mereka masih menjadi duet tertajam. Dengan 9 gol dikemas Nduoasel dari 8 laga, dan 5 gol milik Jhoni Baumann.

Persib Bermain Lebih Hati-Hati

Absennya In Kyun di lini tengah Persib, membuat juru racik, Mario Gomez memainkan formasi 4-5-1. Baumann tidak diduetkan sebagai striker bersama Nduoasel. Begitupun, Febri dan Ghazali tidak ditempatkan sebagai penyerang sayap pada laga semalam. 

Baumann dijadikan gelandang serang, sementara Febri dan Ghazali menjadi gelandang sayap. Dari formasi ini, Gomez memang tampak lebih hati-hati ketika bermain melawan Bali United. Tidak banyak kesempatan berlari bagi Winger lincah Persib, karena aliran bola pun tidak banyak pada mereka. 

Terlebih, bermainnya Fadhil Sausu di lini tengah Bali United, membuat permainan di lini ini begitu alot. Peran Hariono dan Dedi Kusnandar sebagai peredam serangan Bali United pun tampak berhasil diperankan keduanya. Hingga Dedi digantikan oleh Eka Ramdani, permainan lini tengah masih seimbang. 

Masuknya Eka pun tidak merubah permainan Persib secara signifikan. Eka yang sebenarnya memiliki visi permainan yang baik, lebih banyak berperan sebagai peredam serangan Bali United di lini tengah. Tidak banyak umpan yang dilepas Eka untuk memanjakan striker Persib.

Tercatat hanya terobosannya bagi Baumann yang bisa dibilang merepotkan lini pertahanan Bali United. Mungkin keinginan Gomez untuk dapat meraih poin di Bali membuat permainan Persib tidak terlalu agresif. Selebihnya, lini pertahanan Persib masih terbilang solid dijaga kuartet Mali, Victor, Pardi, dan Ardi. Kedisiplinan keempatnya, membuat Lilipaly agak kerepotan menciptakan gol, meski ada satu kesempatan yang kontroversial dari striker naturalisasi itu.

Penampilan Deden Natshir yang semakin konsisten pun menjadi faktor lain gagalnya Bali United meraih poin penuh. Dengan begitu, Deden kembali mencatatkan Cleen sheatnya yang ketiga secara berturut-turut dalam musim ini. Ini merupakan catatan positif yang menjadi bekal bagus untuk menjamu Bhayangkara FC di GBLA Kamis mendatang. 

(Imam Maula Fikri)

Komentar

Bola Lainnya