JPNews - Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat mengerahkan Sekitar 170 personil untuk berjaga-jaga dan melakukan pemeriksaan di 17 gereja di wilayah hukum Polres setempat. 

"Setiap rumah ibadah diberikan pengamanan dengan Standard Operating Procedur (SOP) pemeriksaan gedung maupun pengunjung," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro kepada JP-News.id, Minggu (20/5).

Lanjut Susatyo, pengamanan tersebut harus ada, dimana dengan adanya teror yang merujuk dengan merugikan orang lain dan dapat memecah persatuan maupun kesatuan.

"Ini dilakukan agar peristiwa di Surabaya, Jawa Timur, tidak terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak beribadah," ungkapnya.

Selain itu, Susatyo mengatakan, keberadaan aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat. Dan kegiatan ini tidak hanya berada pada lingkup tempat ibadah, di pusat keramaianpun turut dijaga.

"Penjagaan ekstra ketat, dimana pelaku-pelaku kejahatan sering kali melakukan tidak pada satu titik saja. Hal itu harus ada pencegahan sebelum terjadi. Setiap gereja 10 personil diturunkan," tuturnya.

Disamping itu, sambung Susatyo, dalam upaya pengamanan ini memang sudah harus berubah dan meminta kesadaran masyarakat untuk lebih memiliki rasa kepedulian dan turut serta bersama dalam menjaga daerah atau lingkungannya.

"Kondisi untuk saat ini memang sudah menjadi satu keharusan dan dimana peran serta kepolisian adalah memberikan rasa aman, nyaman maupun memberikan kondusifitas kepada masyarakat," tandas mantan Kapolres Madiun Kota ini. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya