Kisah di Balik Perjalanan FEBI Jadi Komisariat Penuh (1)

Pengurus HMI Komisariat Syariah, FEBI dan BPL HMI Cabang Bandar Lampung. (Istinewa For JP-News.id)

Yakin Jadi Lumbung Perkaderan HMI CBL

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sirkum UIN Raden Intan Lampung patut berbangga. Salah satu fakultas barunya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) naik status menjadi komisariat penuh. Seperti apa perjalan komisariat termuda di organisasi tertua tersebut, berikut ulasannya.

Imam Nurrohim, LAMPUNG

KINI Komisariat Persiapan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) resmi ditetapkan menjadi komisariat penuh pada sidang Pleno II HMI Cabang Bandar Lampung, pada Jumat (11/5). 

Secara kultural perkaderan, status ini menjadi kado spesial menjelang bulan penuh berkah Ramadan sekiligus spirit baru mengalirkan Hijau Hitam-nya di Kampus Hijau UIN Lampung. 

Bahkan definitifnya komisariat pecahahan Komisariat Syariah ini, FEBI  pun resmi memiliki hak satu suara dalam Konfercab HMI Cabang Bandar Lampung ke-40 pada 21 Mei 2018.

Diketahui sebelumnya, FEBI lahir dari Fakultas Syariah seiring transformasi IAIN menjadi UIN Raden Intan Lampung pada tahun 2015 silam. 

Keistimewaaan jurusan ekonomi yang  menerima mahasiswa tahun 2006 berhasil menyedot masyarakat pribumi maupun luar daerah. Jurusan ekonomi ini juga menjadi prodi primadona.

Karena itu, HMI Komisariat Syariah pun menjaring potensi mahasiswa jurusan ekonomi untuk membangun multi kecerdasan lewat pengembangan seluruh kreativitas dan bakat. Baik pelatihan formal seperti Maperca dan Latihan Kader (LK) hingga nonformal lainya.

Kibaran bendera Hijau Hitam terus menggema di sudut-sudut kampus dengan menempati posisi strategis. Di mana, berturut-turut HMI di era kepemimpinan Suwardi (Bojes) menjadi pemenang Pemilihan Raya (Pemira)) dengan Gubernur berasal dari jurusan ekonomi. Mereka adalah Zaki Mubarak dan Radiful Fadhol. 

Kuantitas dan kualitas kader ekonomi di Komisariat Syariah terus berkembang pesat seiring pesatnya tren ekonomi syariah di Nusantara.

Hingga akhirnya di era kepemimpinan HMI Komisariat Syariah Hipzoni, FEBI pun diusulkan sebagai komisariat persiapan dan baru ditetapkan HMI Cabang Bandar Lampung pada Maret 2017 dengan latihan kader I atau basic training perdananya pada 20-25 Mei 2017. 

Uniknya, basic training FEBI ini diikuti dua peserta yang berasal dari kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera). Hal itu diharapkan menjadi cikal bakal sekaligus pioner komisariat baru di Itera.

Dengan penetapan FEBI ini komisariat di bawah naungan HMI Cabang Bandar Lampung berjumlah 13. Di Universitas Lampung (Unila) terdiri dari Komsariat Ekonomi, Komisariat Hukum, Komisariat Sospol, Komisariat KIP, Komisariat Teknik dan Komisariat Pertanian.

Sementara UIN Lampung adalah Komisariat Tarbiyah, Komisariat Dakwah, Komisariat Ushuludin, Komisariat Syariah dan Komisariat FEBI. Disusul, Komisariat Hukum UBL dan Komisariat IBI Darmajaya.

Pjs. Ketua Komisariat FEBI, Rosa Septiawan menuturkan persidangan sempat mengalami dinamika dikarenakan syarat yang tertuang pada pasal 40 ART mengenai status dan kriteria persiapan menjadi definitif. Seluruh syarat mulai dari rangkaian Maperca sampai pelaksanaan Basic training LK 1 sudah dilaksanakan dengan baik, sehingga status Komisariat FEBI telah layak menjadi komisariat penuh.

“FEBI adalah salah satu fakultas baru hasil pemekaran dari Fakultas Syariah. Sebelumnya kami bernaung dengan Komisariat Syariah sebagai komisariat induk," kata dia.

Cemen -sapaan akrab Rosa Septiawan- menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus dan kader keluarga besar Komisariat Syariah maupun FEBI yang bahu membahu terbentuknya komisariat penuh ini. Termasuk seluruh alumni HMI atas dukungan berupa ide-ide pemikiran serta gagasan yang begitu membangun.

"Jadi status definitif ini menjadi buah dedikasi dari jajaran pengurus cabang wabil khusus pengurus Komisariat Syariah. Kami optimis Komisariat FEBI bisa menjadi salah satu lumbung pengkaderan di HMI Cabang Bandar Lampung,” terangnya.

Menurut Cemen, Komisariat FEBI telah memiliki 187 kader baik kader konversi maupun kader yang dicetak melalui Latihan Kader yang telah dilaksanakan sebanyak dua kali. 

“Definitifnya komisatiat persiapan FEBI merupakan gerbang awal pintu perjuangan untuk terus eksis melakukan perkaderan guna mencetak kader-kader yang intlektual muslim, insan akademis pencipta pengabdi yang bernafaskan Islam guna terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT,” tukas dia. (*/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya