Kepala BNNK Kunjungi Pendopo JLJB, Begini Tujuannya


JPNews - Kepala BNNK Sukabumi, AKBP Deni Yus Danial berkunjung ke Pendopo Jaga Lembur Jawa Barat (JLJB) DPD Kota Sukabumi di Jalan Pelda Suryatna Nanggeleng, Kelurahan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/5) malam.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Deni Yus Danial mengajak para punggawa JLJB untuk bersama-sama mencegah bahayanya Narkoba dilingkungan masyarakat.

Deni mengatakan, Kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan sekitar.

"Upaya pencegahan dan perlindungan terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika harus menjadi gerakan yang menyeluruh secara nasional. Secara terus menerus, karena dengan bantuan dan kepedulian dari masyarakat yang memegang peranan penting dalam memberantas beredarnya narkoba," papar Deni dalam sambutannya. 

Lebih lanjut Deni memaparkan, keprihatinanya dengan situasi darurat narkoba dan kewajiban menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang pemuda pemudi harapan bangsa merupakan kewajiban seluruh element masyarakat tanpa terkecuali.

"Keluarga besar Jaga Lembur mudah-mudahan bisa bersinergi dengan BNN dalam menjaga dan menciptakan lingkungan yang bebas narkoba," harapnya.

Selain itu, sambung Deni, pemerintah daerah dan masyarakat harus bersama-sama, bahu membahu mewujud nyatakan dengan upaya nyata daya tangkal, daya tolak, dan daya cegah terhadap ancaman narkoba di kalangan generasi muda, agar mampu menolak narkotika.

"Intinya kami tidak berhenti dan tetap eksis dalam membangun, dan mengajak masyarakat Sukabumi untuk peduli dalam peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Personil BNN dan kepolisian sangat terbatas jumlahnya maka dibutuhkan penggiat atau relawan anti narkoba dibutuhkan kehadiran, peranserta dan kerjasama,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua JLJB DPD Kota Sukabumi, Mochendra mengapresiasi kunjungan Kepala BNNK yang telah memberikan pengetahuan dan efek dari narkoba.

"Ada pencerahan buat kami, BNNK sudah mengupas bagaimana peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang tidak pandang bulu menyasar semua lapisan masyarakat, sehingga baik buat pengetahuan para Punggawa JLJB," ungkapnya.

Disamping itu, Panglima JLJB Aman N Sabri, menambahkan, terkait pengaruh bahayanya narkoba, Ia mengaku pihaknya sudah memonitor setiap punggawa agar menjauhi dan tidak menggunakan narkoba.

"Lewat diskusi ini diharapkan terjalinnya sinergitas kerja sama JLJB bersama BNN dalam upaya pemberatasan narkoba, permasalahan ini tentunya menjadi tanggung jawab kita semua sebagai warga Indonesia, bukan hanya tugas pemerintah saja," pungkasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya