Tiga Proyek Ini Dibangun Bertahap, Begini Penjelasan Bappeda Kabupaten Bekasi


JPNews - Merujuk data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, tiga proyek bakal dibangun secara bertahap untuk mengurai kemacetan di wilayah setempat. 

Di antaranya, under pass Cibitung, under pass dan fly over Lemahabang.

Kepala Perencanaan Fisik dan Infrastruktur Bappeda, E.Y. Taupik menuturkan peningkatan infrastruktur jalan ini guna mempermudah jalur distribusi barang dan jasa.

Di mana, tiga proyek ini dibangun sebagai antisipasi keberadaan double track dan beroperasinya KRL di Stasiun Cikarang.

"Untuk under pass Cibitung dibangun tahun ini. Lahan yang disiapkan seluas 6.061 meter dengan dana Rp88 miliar," kata dia, kemarin.

Jalan bawah tanah yang berada di Jalan Bosih, Kecamatan Cibitung itu memiliki lebar 37 meter dan panjang 400 meter. Under pass akan terbagi dua jalur.

Sedangkan terowongan Lemahabang ditarget bisa dimulai tahun 2019. 

"Jadi lahan sudah dibebaskan ya. Tinggal Detail Enginering Design (DED) dan penganggaran saja," ucap Taupik.

Menurutnya, pembangunan terowongan ini wujud nyata pemerintah daerah dalam memberikan solusi kepada masyarakat tentang penumpukan kendaraan pada perlintasan kereta api.

"Yang jelas banyaknya pengguna jalan yang melintasi daerah Lemahabang, Cibitung dan Cikarang tentu dapat membahayakan pengguna jalan jika ada kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi," tandas dia.

Terakhir, pembangunan fly over Lemahabang ditargetkan bisa rampung pada tahun 2020 mendatang. "Jadi bisa bertahap selesainya," bilang Taupik.

Taupik menambahkan, anggaran proyek strategis ini bakal dikerjakan pemerintah pusat dan sebagian nanti dibantu APBD Kabupaten Bekasi.

"Koordinasi dengan kementerian terkait terus dilakukan. Harapannya semua bisa berjalan sesuai target," imbuh dia. (adv)

Komentar

JP-Torial Lainnya