Suasana jalan Sentra Grosir Cikarang (SGC) Kabupaten Bekasi yang bakal dibangun trotoar.

JPNews - Penataan ruang di Kabupaten Bekasi menjadi perhatian khusus Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.

Satu di antaranya, pembangunan trotoar atau jalur pedestrian untuk pejalan kaki.

Kepala Bidan Perencanaan Infrastruktur dan Fisik, E.Y. Taupik secara lugas menegaskan bahwa lembaganya fokus pembangunan sejumlah trotoar. Yakni, pembangunan dua jalur di wilayah Pasir Gombong (Sentra Grosir Cikarang/SGC). 

"Jadi nantinya trotoar tidak boleh dikuasai parkir liar, PKL maupun kendaraan bermotor," kata dia, Kamis (26/4).

Menurut dia, jalur pedestrian ini dibangun  untuk mengembalikan hak warga pengguna trotoar. Seperti pejalan kaki, peyandang disabilitas, ibu mendorong bayi dan warga bersepeda.

Bahkan, pembangunan trotoar dengan taman ini akan menjadi percontohan. Karena saat ini, beberapa ruas jalan belum memiliki jalur pedestrian atau pejalalan kaki yang mumpuni. 

"Kalau sudah ada trotoar maka pejalan kaki pun lebih enak dan nyaman," ucap dia.

Adapun jalur pedestrian yang bakal dibangun tahun ini rencananya adalah Jalan Haji Oemar Said Tjokroaninoto (dekat terminal Kalijaya Cikarang), Jalan Raden Eddy Martadinata dan sekitar Stadion Wibawamukti.

Taupik menambahkan dalam pembangunan tersebut memang perlu dilakukan dengan melihat beberapa aspek antaranya kepadatan penduduk pada daerah setempat, banyak jalan yang memiliki rute angkutan umum yang tetap, dan memiliki aktivitas tinggi (pasar maupun pusat perkotaan).

Dan juga penempatan trotoar pada tepi ruas jalan atau berada diatas saluran pembuangan yang perancangannya secara khusus agar pejalan kaki tidak mencium baunya.

Selain itu, lanjut dia, pembuatan trotoar tersebut juga memberikan akses taman dan memberikan tempat duduk. Ini dimaksudkan bila masyarakat kelelahan dapat duduk untuk melepas lelah atau bercanda gurau dengan kawan.

Lebih jauh, Taupik mengungkapkan  bahwa pihaknya juga tengah mendorong Dinas PUPR untuk melakukan penataaan Kali Malang. Di mana, ada sejumlah ruas belum selesai pembebasan lahannya.

"Tentunya kita akan dorong ya karena Jalan Kali Malang adalah jalan alternatif menuju Jakarta," tukas dia. (adv)

Komentar

JP-Torial Lainnya