SUKABUMI, JPNews - Dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengungkap 17 perkara penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan obat berbahaya dalam sepekan terakhir. Dari 17 perkara ini, 22 orang pelaku, berhasil diamankan.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin menjelaskan, pengungkapan ini merupakan bentuk konsistensi Polres Sukabumi Kota khususnya Satres Narkoba, dalam memberantas peredaran Narkotika di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

"Total barang bukti yang diamankan antara lain sabu seberat 82,43 gram, ganja seberat 68,9 gram dan obat berbahaya berbagai merk sejumlah 61.145 butir dan psikotropika 1.355 butir," beber Kapolres Zainal saat konferensi pers di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Senin (1/8/2022).

Lanjutnya, dari barang bukti tersebut bila diuangkan akan menyentuh di angka hampir Rp 500 juta. Tentunya melalui pengungkapan ini maka Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil menyelamatkan masyarakat dari peredaran barang haram ini lebih dari 40.000 jiwa.

"Mengenai peredaran obat-obatan berbahaya maupun psikotropika para tersangka ini tidak bekerja sama dengan apotek manapun," jelas Kapolres Zainal kepada awak media.

Menurutnya, modus para tersangka dalam mengedarkan barang haram tersebut dengan berbagai cara. Ada yang menggunakan sistem transfer, bertemu langsung atau dengan cara menempel di tempat tertentu sesuai arahan pengedar. Ada yang mengaku sudah menjalankan bisnis haram tersebut selama tiga bulan, empat bulan dan bahkan ada yang sudah satu tahun.

"Pasal yang dikenakan antara lain pasal 111 (1), 112 (1), 112 (2), 114 (1), 114 (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun sampai dengan seumur hidup. Lalu pasal 62 UU RI Nmor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. Kemudian Pasal 196, 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun," urai Kapolres Zainal.

Rinciannya, 14 tersangka penyalahguna obat-obatan berbahaya, 3 penyalahguna ganja dan 5 tersangka penyalahguna sabu-sabu. Masing-masing ada yang berperan sebagai kurir hingga pengedar.

14 tersangka penyalahgunaan obat-obatan berbahaya antara lain berinisial SR (25), JA (21), MR (25), DR (32), BR (27), IM (23), KH (28), M (25), DK (22), RV (18), IY (29), RA (32), AS (29) dan DA (26). Kemudian 5 tersangka penyalahguna sabu masing-masing berinisial EY (33), EN (29), DR (31), IS (23). Berikutnya 3 tersangka pengedar ganja masing-masing berinisial HM (39), AJ (23) dan DM (17). (drw)

Komentar

Jabar Lainnya