PENGEMBANGAN PELABUHAN : Pemprov Lampung bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT. Lampung Jasa Utama, akan mengembangkan Pelabuhan Sebalang.

JPNews – Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunam Provinsi Lampung Taufik Hidayat memastikan Lampung akan mengambil manfaat dari lahan seluas 26 hekatre di Pelabuhan Sebalang. Pemprov menggandeng PT Lampung Jasa Utama (LJU).

“Di Sebalang kita mempunyai lahan. Kita harus bisa mengambil keuntungan dan juga manfaat dari itu semua. Karena itu, kita perlu menggandeng BUMD Provinsi Lampung yakni PT. LJU untuk memanfaatkan keadaan pengembangan ini, sehingga PT.LJU bisa menjadi tangan Pemprov Lampung untuk berbisnis memanfaatkan pengembangan di Pelabuhan Sebalang,” ujar Taufik dalam Rapat Pengembangan Pelabuhan Sebalang di ruang Rapat Bappeda Lampung,  Jumat (20/4).

Pengembangan yang akan dilakukan, kata Taufik, di antaranya membangun fasilitas kontainer, pergudangan, dan sebagainya.

“Berkaitan dengan itu kita juga perlu membangun infrastruktur penunjang, terutama akses jalan masuk,” katanya.

Ia menjelaskan pembangunan di Pelabuhan Sebalang menurut pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), sudah dilakukan sejak tahun 2013.

“Pelabuhan Sebalang yang merupakan milik dari Kementerian Perhubungan. Ini diperuntukan untuk lokasi Pelabuhan Pelayaran Rakyat,” ujarnya.

Taufik mengatakan, pengembangan kawasan Pelabuhan Sebalang akan berdampak bagi perekonomian Lampung. Selain itu, akan memiliki efek pertumbuhan karena potensi Pelabuhan Panjang akan menjadi Tanjung Priok kedua.

“Pemprov Lampung sudah bekerjasama dalam bentuk MoU dengan PT. Pelindo II yang berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, bulan Januari 2018 lalu, dalam rangka pengembangan Pelabuhan Panjang yang akan menjadi Tanjung Priok kedua. Dengan demikian maka nanti kita perkirakan akan berdampak juga terhadap pengembangan kawasan di sekitarnya di antaranya Pelabuhan Sebalang,” katanya. (hms/niz)

Komentar

Lampung Lainnya