SUKABUMI, JPNews - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada di tengah cuaca ekstrem yang masih akan melanda. Hal itu disampaikan Fahmi menyusul rentetan bencana yang terjadi di Kota Sukabumi pada akhir pekan kemarin, Minggu (7/11/2021) di mana tercatat total ada 28 titik terdampak bencana akibat guyuran hujan deras dan angin kencang.

"Saya mengimbau kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana di tengah tingginya intensitas hujan. Cuaca ekstrem yang melanda di beberapa daerah menjadi perhatian kita semua untuk tetap waspada," kata Fahmi, Senin (8/11/2021).

Fahmi menjelaskan, cuaca ekstrem memunculkan bencana yang tidak diduga, seperti angin kencang, banjir maupun tanah longsor. Karenanya, kata Fahmi, dibutuhkan kerja sama semua pihak dalam menangani dan mengantisipasi bencana ini.

"Kita harus tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan terjadinya bencana. Dibutuhkan kerjas ama kita semua dalam menangani dan mengantisipasi musibah ini, bukan sekedar menyalahkan apalagi mencaci. Kemudian, mari kita jaga lingkungan sekitar dengan disiplin, tidak membuang sampah sembarangan serta rajin membersihkan lingkungan," tukasnya.

Mengutip data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi pada Minggu (7/11/2021) hingga pukul 22.10 WIB, tercatat lokasi bencana mencapai 28 titik yang tersebar di Kecamatan Gunungpuyuh, Warudoyong, Cikole, Citamiang dan Cibeureum. Selain melibatkan BPBD, penanganan juga turut melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI), Resque Damkar, Rapi, Karang Taruna, serta relawan lainnya. (hrl)

Komentar

Jabar Lainnya