SUKABUMI, JPNews - Dalam rangka menciptakan tenaga pendidik dan non guru berkualitas, berbagai program inovatif terus dilakukan Yayasan Tarbiyah Islamiyah (Yasti) Cisaat Sukabumi, salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan upgrading skill.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Perguruan Yasti Cisaat Sukabumi dan dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yasti, Asep Ikhwan, Kamis (11/11/2021).

Program pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan non guru yang diinisiasi Ketua Dewan Pembina Yasti tersebut diberikan terhadap Guru, Tata Usaha, Bendahara, Wakasek, BP BK, Pustakawan, Kepala Laboratorium, Satuan Pengamanan penjaga sekolah yang ada di lingkungan perguruan Yasti.

"Ini adalah salah satu program Yasti untuk menciptakan tenaga pendidik, guru maupun non guru yang ada di perguruan Yasti lebih berkualitas, lebih profesional yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan tertib administrasi," ujar Ketua Dewan Pembina, Asep Ikhwan kepada awak media, Jum'at (12/11/2021).

"Adapun Trainer atau pembimbing yang kami libatkan dalam program upgrading skill ini dari Yasti sendiri yang memang sudah memiliki kecakapan di bidang Komunikasi, Administrasi dan pengarsipan," bebernya menambahkan. 

Lanjutnya, kami yakin, jika guru maupun non guru yang ada di Perguruan Yasti ini lebih berkualitas dan lebih profesional, Insyaallah akan berdampak positif terhadap sistem pembelajaran di sekolah maupun hubungan kerja antar guru dan pelajar yang lebih optimal.

Asep juga menjelaskan bahwa inovasi yang diciptakannya tersebut dilengkapi dengan pemberian materi, asistensi penuh serta evaluasi di setiap bulannya.

"Rencananya hal ini akan terus kami lakukan dengan memberikan 1 materi dilengkapi full asistensi serta evaluasi di setiap bulan. Sehingga nantinya akan terlihat perbedaan atau perubahan skill yang dimiliki oleh masing-masing tenaga pendidik maupun non pendidik yang ada di Perguruan Yasti," ungkap Asep.

Diketahui, program upgrading skill bagi tenaga pendidik dan non pendidik di Perguruan Yasti tersebut meliputi 3 bidang yaitu komunikasi, administrasi dan pengarsipan yang didukung oleh 3 (Tiga) orang trainer, diantaranya, Warsidah, Iis Fitriyah dan Ema. (bsj)

Komentar

Edukasi Lainnya