Tim RAI-HG memberikan bantuan kepada keluarga AS (6) bocah penderita Cerebral Palsy, Selasa (28/9/2021)

SUKABUMI, JPNews - Rumah Aspirasi dan Insipirasi Heri Gunawan (RAI-Hergun) menyerahkan bantuan kepada keluarga anak pengidap disabilitas fisik atau Cerebral Palsy warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan uang tunai untuk modal usaha. Bantuan tersebut diserahkan oleh tim RAI-Hergun mewakili Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Heri Gunawan, Selasa (28/9/2021).

"Kita memberikan bantuan modal usaha serta paket sembako, semoga bisa membantu keluarga Pak Ukon (56) dan istrinya Sopiah Nurhasanah (48) yang menjadi  orang tua asuh dari AS (6), bocah malang yang kini tengah tergolek lemah tak berdaya karena mengidap disabilitas fisik," tutur perwakilan tim RAI-HG Wagino saat dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, Tim RAI-HG berharap keluarga Pak Ukon dapat menjalani ujian ini dengan tabah dan penuh kesabaran, kami berharap bantuan yang kami berikan dapat sedikit membantu mengurangi beban keluarga Pak Ukon.

"Apalagi dalam masa pandemi Covid-19 ini. Oleh karena itu kami RAI-HG akan berperan aktif membantu masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Heri Gunawan berencana menggelontorkan  bantuan modal usaha dan sembako untuk keluarga anak  pengidap disabilitas fisik atau Celebral Falsy di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut dilakukannya, guna meringankan beban hidup yang harus ditanggung oleh keluarga Ukon yang merupakan orang tua asuh dari AS (6) yangmengidap disabilitas fisik.

” Saya turut prihatin dengan apa yang yang menimpa AS, cucu dari Pak Ukon dan Bu Sopiah yang mengalami disabilitas fisik. Insyaallah, lewat modal usaha yang akan saya berikan, diharapkan mampu memperbaiki taraf hidup keluarganya ke depan di tengah musibah ini. Agar mereka lebih kuat dan mandiri,” kata pria yang akrab disapa Hergun, Minggu (26/9/21).

Lanjutnya, bantuan yang diberikan harus digunakan sebaik-baiknya untuk kegiatan usaha produktif. Karena apa pun bentuk bantuan yang diterima kata dia, hanya bersifat stimulan atau bantuan habis pakai. "Itu artinya, yang dapat melanjutkan keberlangsungan hidup mereka  kedepan, sepenuhnya  berada di tangan kepala keluarga," ucap Hergun. (JS/drw)

Komentar

Jabar Lainnya