SUKABUMI, JPNews - Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota berhasil menciduk seorang pria pengedar obat keras ilegal jenis tramadol dan heximer di Kampung Sindangpalay, Desa Purwasari, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/8/2021) sore.

Terduga pelaku berinisial DYP (32) diketahui asal Langkat, Sumatera Utara.

Dari tangan terduga pelaku, petugas menyita ribuan obat siap edar yang disembunyikan di sebuah rumah kontrakan yang dihuni terduga pelaku.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma'ruf Murdianto mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari pengembangan kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar jenis tramadol berinisial F yang ditangkap di wilayah Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (21/8/2021) dini hari.

"Dengan bekal keterangan dari F, polisi kemudian bergerak mendatangi rumah kontrakan DYP. DYP pun tak berkutik saat polisi menggerebek rumah kontrakannya di Sindangpalay Purwasari, Cicurug, Kabupaten Sukabumi," terang Ma'ruf.

"Bahkan saat dilakukan penggeledahan dari rumah kontrakannya ditemukan ribuan butir obat keras yang tidak memiliki izin edar," ungkap Ma'ruf menambahkan.

Lanjutnya, dari hasil penggeledahan ditemukan 2.430 butir obat jenis tramadol HCI 50mg, 4.000 butir hexymer dan 2.000 butir dextro, jumlah total keseluruhan 8.430 butir.

"Bukan itu saja, polisi juga turut menyita barang bukti lainnya berupa 1 unit telepon seluler, sebuah tas dan uang hasil penjualan sebesar 450 Ribu Rupiah," urai Ma'ruf.

Ia menambahkan,terduga pelaku bersama barang buktinya diamankan di Mapolres Sukabumi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk DYP, kami jerat dengan pasal 197 Jo pasal 106, pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2), Undang undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tandas Ma'ruf. (bsj/drw)

Komentar

Jabar Lainnya