TOP 0 Edukasi



SUKABUMI, JPNews - Dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia,  menjadi ancaman tersendiri bagi sektor esensial maupun non esensial. Begitu pula dengan dunia pendidikan yang mau tidak mau harus beradaptasi dengan melakukan pembelajaran secara daring demi menghindari penyebaran virus Corona.

Sebagai salah satu sekolah favorit di Sukabumi, Yasti (Yayasan Tarbiyah Islamiyah) Cisaat Sukabumi bekerjasama dengan Kemenkominfo dan Siberkreasi serta Relawan TIK Sukabumi, bertekad memaksimalkan tekhnik informasi digital dalam mendukung proses belajar mengajar secara daring yang efektif, salah satunya dengan menyelenggarakan Webinar Literasi Digital melalui aplikasi Zoom bertemakan "Urgensi Pembelajaran Daring Dalam Era Digital di Masa Pandemi".

Webinar Literasi Digital yang diselenggarakan selama 2 jam pada Sabtu (31/7/2021) siang tersebut menghadirkan sejumlah narasumber mumpuni, diantaranya, Wakil Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH. Ujang Syuja'i, Kabid Litbang dan SDM pengurus pusat Relawan TIK Indonesia Bang Mihram serta Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri.

Terpisah, Ketua Dewan Pembina Yasti, Asep Ikhwan mengungkapkan, Webinar Literasi Digital tersebut diselenggarakannya untuk mendorong keluarga besar Yasti, baik guru maupun siswa untuk memahami pentingnya 4 pilar Literasi Digital dalam menunjang proses belajar mengajar secara daring.

"Webinar Literasi Digital yang kami selenggarakan bersama-sama dengan Kemenkominfo, Siberkreasi dan Relawan TIK Sukabumi ini merupakan hal yang sangat penting dalam memberikan pemahaman terhadap para guru dan siswa-siswa Yasti terkait 4 pilar Literasi Digital, seperti kecakapan digital, budaya digital, etika digital dan keamanan digital," kata Asep melalui keterangan tertulis, Minggu (1/8/2021).

Lanjutnya, dengan 4 pilar inilah, nantinya para guru maupun siswa tidak akan mengalami kesulitan saat melakukan proses belajar mengajar secara daring yang memerlukan tekhnologi berbasis digital yang aman.

"Bahkan kami yakin, hal ini dapat membuat warganet khususnya di Kabupaten Sukabumi semakin cakap digital demi Indonesia maju dan sejahtera dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan," ungkap Asep.

Asep juga meyakini, Webinar Literasi Digital yang diikuti oleh lebih 200 peserta tersebut dapat menjadikan para guru dan siswa lebih siap dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring yang lebih sehat, produktif dan kreatif.

"Alhamdulilah, kemarin Webinar Literasi Digital yang kami selenggarakan bersama Kemenkominfo, Siberkreasi dan Relawan TIK Sukabumi disambut positif dengan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari para guru, siswa, alumni Yasti dan tamu undangan dari civitas akademika perguruan Yasti maupun dari luar, seperti dari Cicurug, Parakansalak, bahkan ada beberapa peserta yang berasal dari Lampung, Jawa Timur dan beberapa Kota lainnya di Jawa Barat," terang Asep.

Menurutnya, dari materi-materi yang disampaikan para narasumber kemarin, kami yakin, para peserta Webinar, baik guru maupun siswa Yasti bisa menciptakan kegiatan belajar mengajar secara daring dengan baik, dapat melakukan kegiatan digital yang lebih sehat, produktif dan kreatif dengan mengoptimalkan sarana prasarana yang ada di yayasan.

"Kami berharap, transformasi digital di dunia pendidikan ini bisa terwujud dan didukung oleh seluruh civitas akademika dan staf tata usaha di lingkungan perguruan Yasti yang bisa mengubah mind-set dari pembelajaran konvensional tatap muka di kelas menjadi digital tatap muka secara daring melalui berbagai aplikasi seperti, Zoom atau Google Meet. Sehingga terjadi budaya sekolah baru yang awalnya adalah rombongan belajar di kelas menjadi komunitas belajar di dunia maya," kata Asep.

Ia menambahkan, tentu saja permasalahan selalu ada, misalnya kuota subsidi tidak bisa digunakan untuk Zoom atau streaming atau keterbatasan sarana seperti handphone atau laptop.

"Pada sisi siswa, harapan kami kedepan, ada bantuan sarana prasarana untuk kegiatan belajar mengajar secara daring khususnya bagi siswa yang tidak memiliki handphone, laptop maupun akses internet untuk streaming," urainya.

Webinar Literasi Digital akan terus dilakukan secara rutin oleh Yasti bekerjasama dengan Kemenkominfo, Siberkreasi dan Relawan TIK Sukabumi untuk mewujudkan transformasi digital yang baik khususnya di dunia pendidikan.

"Kegiatan ini diharapkan bisa berkelanjutan setiap akhir pekan di setiap bulannya, namun juga akan ada kegiatan webinar setiap pekannya yang bisa diinformasikan via group Literasi Digital Sukabumi yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo, Siberkreasi dan RelawanTIK Sukabumi," tutur Asep. (bsj)

Komentar

Edukasi Lainnya