SUKABUMI, JPNews - Salma Fauzia Rahman, bocah viral penjualan gorengan warga Gang Makam, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Akhirnya, senyumnya merekah, karena kini dia bisa sekolah kembali.

Salma adalah anak dari keluarga tak mampu. ia tidak bisa melanjutkan ke SMP setelah lulus dari dari Madrasah Ibtidaiyah Baitussalam pada 2020, karena tidak memiliki biaya.

Kisahnya mengetuk hati sejumlah dermawan untuk memberikan bantuan. Salah satunya Yasti (Yayasan Tarbiyah Islamiyah) Cisaat Sukabumi merespon positif kisah Salma yang rela putus sekolah dan menjual gorengan demi membantu orang tua.

Hal tersebut terlihat saat sejumlah perwakilan Guru dan pengurus Yasti (Yayasan Tarbiyah Islamiyah) Cisaat Sukabumi mengunjungi rumah Salma di Gang Makam Kampung Cipancur RT. 26/06 Desa Padaasih Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/7/2021) siang.

Yasti memastikan, Salma, bocah penjual gorengan yang kisahnya viral di jejaring media sosial tersebut diterima di MTS Yasti 3. Seperti yang diungkapkan Ketua Dewan Pembina Yasti Asep Ikhwan kepada awak media.

"Alhamdulilah, kami dari Yayasan merespon positif dan siap membantu adik Salma untuk mengikuti proses belajar mengajar di MTS Yasti 3 secara gratis. Bahkan, kami pun akan membantu adik Salma dengan menggratiskan seluruh biaya pendidikan hingga tingkat SLTA di Yasti," ungkap Asep kepada wartawan.

Asep menuturkan bahwa sebelum kisah Salma tersebut viral di jejaring sosial, Yayasan yang dipimpinnya tersebut telah menjalankan program biaya sekolah gratis bagi ratusan Yatim Piatu.

"Memang benar, sebelum adik Salma ini, sebetulnya Yasti juga mempunyai program gratis biaya sekolah bagi Yatim Piatu yang alhamdulilah masih berjalan hingga sekarang," tutur Asep.

"Hingga saat ini, dari 3000 siswa yang ada, 300 siswa diantaranya dibebaskan dari biaya sekolah dan sekarang dan alhamdulilah sudah ada sekitar 150 siswa yang telah lulus," terangnya. (hms/drw)

Komentar

Jabar Lainnya