JAKARTA, JPNews - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali yang dimulai pada 3 Juli 2021 akan berakhir besok pada Selasa (20/7/2021).

Beredar isu di masyarakat bahwa kebijakan PPKM darurat ini akan diperpanjang sampai awal Agustus, bahkan hingga tahun depan.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Benny Irwan mengatakan, sampai saat ini pemerintah belum memutuskan secara detail hasil evaluasi PPKM Darurat.

"Saat ini, kebijakan tersebut masih dibahas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mudah-mudahan hari ini ada kabar dari pemerintah," kata Benny dikutip dari laman CNBC Indonesia, Senin (19/7/2021).

Terpisah, hal senada turut dikemukakan Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi jodi Mahardi. Jodi justru irit bicara saat disinggung kapan evaluasi PPKM darurat akan diumumkan, "Belum diputuskan, masih dibahas," kata Jodi.

Diketahui, sejumlah pihak lantas mendesak pemerintah untuk kembali memperpanjang masa PPKM Darurat, mengingat lonjakan kasus masih meningkat. Bahkan Indonesia beberapa kali mencetak rekor angka penambahan kasus dan kematian sejak kebijakan ini berlaku.

Sinyal perpanjangan PPKM Darurat sejatinya telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Jokowi, kata sang menteri, sudah sepakat untuk memperpanjang masa PPKM Darurat.

"Rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan bapak Presiden dilanjutkan sampai akhir Juli," kata Muhadjir akhir pekan lalu.

Sumber: CNBC Indonesia

Komentar

Nasional Lainnya