JAKARTA, JPNews - Lembaga Pemberdayaan Pengawasan dan Pembangunan Sulawesi Utara (LP3-Sulut) bersama Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI), melakukan aksi demo di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (17/6).

Aksi demo tersebut terkait dugaan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), tentang pembangunan proyek jalan di Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Tahun Anggaran 2020. Apalagi, pekerjaan tersebut tidak selesai dan adanya pemutusan kontrak kerja.

Sekretaris Jendral, LP3 Sulut, Calvin Linpek mengatakan, bahwa pelaksanaan proyek Jalan lingkar karakelan dan Miangas Marore, dengan anggaran sekitar Rp98 Miliar. Apalagi, proyek tersebut diduga adanya kecurigaan terkait pemenang tender.

"Menurut kami pekerjaan fisikn yang dilakukan pihak ketig,  kurang kontrol dari instansi terkait, seperti BPJN Sulut. Sehingga, diduga adanya kerugian negara," ujar Calvin kepada wartawan.

"LP3 Sulut bersama LAMI telah memberikan laporan atau informasi ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), yang diterima oleh Humas KPK," tambah dia.

Sementara itu, Ketua Umum LAMI, Jonly Nahampun mengatakan, sangat mendukung upaya teman-teman aktivis dari Manado.

"Dalam melakukan sosial kontrol dan kedepannya LAMI akan bersinergi dengan LP3 Sulut untuk menyuarakan aspirasi dugaan korupsi yang ada di Sulawesi Utara," tutupnya. (red)

Komentar

Nasional Lainnya