Antrian para pemohon pembuatan SKCK di Polres Sukabumi Kota

SUKABUMI, JPNews - Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK adalah salah satu dokumen yang sangat familiar bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan.

Biasanya perusahaan, mensyaratkan SKCK sebagai salah satu syarat wajib untuk melamar pekerjaan.

Simak cara membuat SKCK bagi para pelamar pekerjaan, dari mulai syarat hingga prosesnya untuk melakukan pembuatan SKCK di kantor polisi.

Baur SKCK Satuan Intelkam Polres Sukabumi Kota, Bripka Aditya Dwitama menuturkan, ada 2 cara membuat SKCK yaitu secara online dan offline, sementara cara mengurus SKCK online pada dasarnya tidak jauh berbeda dari cara membuat SKCK secara offline.

"Ada beberapa orang yang menganggap bahwa mengurus SKCK ribet. Padahal jika mengetahui prosedurnya dan sudah memenuhi berkas persyaratan dokumen SKCK, maka membuat SKCK itu mudah dan bisa langsung jadi dalam 1 hari," kata Aditya saat ditemui JPNews diruang kerjanya, Senin (14/6).

Baur SKCK Satuan Intelkam Polres Sukabumi Kota, Bripka Aditya Dwitama

Menurut pria yang akrab disapa Adit ini, jika berkas persyaratan dokumen SKCK lengkap, hanya memakan waktu sekitar 30 menit permohonan SKCK selesai, dan membayar biaya pembuatan SKCK sebesar Rp 30 ribu.

"Nominal ini berlaku sama di Polsek/Polres mana pun di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," jelas Adit.

Lanjutnya, terkait persyaratan penerbitan SKCK, setiap pemohon wajib membawa foto copy KTP, foto copy kartu keluarga, foto copy akte kelahiran, dan melengkapi sidik jari, serta pas foto ukuran 4x6 dengan latar merah sebanyak tiga lembar.

"SKCK memiliki masa berlaku yang cukup panjang, yakni enam bulan sejak tanggal penerbitan dan bisa diperpanjang kembali," ucapnya.

Meski layanan pembuatan SKCK secara online sudah tersedia, namun di Kota Sukabumi mayoritas pemohon masih lebih banyak menggunakan cara offline untuk mengurus SKCK.

"Jumlah pemohon SKCK sehari, rata-rata bisa 150 sampai 200 pemohon menggunakan cara offline," ungkap Adit.

Ia menambahkan, meski di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, Polres Sukabumi Kota tetap membuka pelayanan melakukan pembuatan SKCK. Dengan catatan para pemohon diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

"Pelayanan SKCK sudah mulai buka pukul 08:00 hanya sampai pukul 12.00 WIB. Penerapan jam berubah, dan pembatasan dilakukan guna menekan dan pencegahan penularan virus Covid-19," ungkap Adit. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya