SUKABUMI, JPNews - Kejahatan jalanan makin berani saja. Di siang bolong sekitar pukul 10.00, rampas sepeda motor Yamaha X-Ride F 4768 IZ, yang sedang dikendarai Teguh Setiawan (25) warga Baros, Kota Sukabumi.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Perum Prana, Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (29/5).

Baca juga: Polisi Ciduk 4 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Citamiang Kota Sukabumi, Ternyata Anggota Geng Motor

Kapolsek Cikole Kompol Nanang Rahmat Subarna membenarkan peristiwa tersebut dan berhasil mengamankan terduga pelaku ke Mapolsek Cikole.

"Benar, sekitar jam 10 tadi, telah terjadi pencurian dengan pemberatan, dimana terduga pelaku mengancam dan membawa kabur sepeda motor milik korban," terang Nanang saat dihubungi melalui telepon seluler.

Disebutkan Kapolsek, terduga pelaku seorang diri nekat dalam beraksi adalah IPW (39) warga Subangjaya, Cikole, Kota Sukabumi yang sehari-harinya berprofesi sebagai buruh.

Informasi yang dihimpun JPNews, peristiwa berawal saat korban Teguh Setiawan, yang diketahui seorang pegawai Lapas tengah menghentikan sepeda motornya untuk menerima telepon.

Melihat hal tersebut, terduga pelaku, langsung merangkul dan mengancam korban untuk menyerahkan telepon genggam yang sedang dipegan korban. Seketika itu pun korban pun melawan dan menolak hingga terduga pelaku mengeluarkan senjata tajam golok dan mengancam korban.

Merasa terancam, Korban pun turun dari sepeda motor hingga terduga pelaku tancap gas membawa kabur sepeda motor milik korban.

Kemudian, korban pun berteriak minta pertolongan warga sekitar hingga salah satu warga berhasil memberhentikan dan menangkap terduga pelaku.

Tidak lama berselang, petugas Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota  tiba di TKP dan langsung mengamankan terduga pelaku ke Mapolsek Cikole.

"Karena pelaku ini diteriaki maling oleh korban dan didengar oleh warga sekitar, akhirnya pelaku berhasil diamankan," ungkap Nanang.

Menurutnya, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka petugas langsung membawa terduga pelaku ke Mapolsek Cikole.

"Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek Cikole guna proses penyidikan lebih lanjut," tandas Nanang. (hms/drw)

Komentar

Jabar Lainnya