SUKABUMI, JPNews - Protokol kesehatan (Prokes) ketat diterapkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)  Sukabumi bagi pekerja yang akan masuk kerja diwajibkan melaksanakan tes rapid swab antigen bagi seluruh pegawai.

Dalam pelaksanaannya, tes rapid swab antigen dilaksanakan di Klinik Pratama BNNK Sukabumi, Senin (17/5), diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan BNNK Sukabumi.

Kasie Rehabilitasi BNNK Sukabumi Bambang Sutedjo menuturkan, pemberlakuan wajib tes rapid swab antigen dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 seusai cuti dan libur lebaran.

"Sebagai langkah lanjutan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan BNNK Sukabumi usai cuti dan libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah," kata Bambang kepada JPNews, Senin (17/5).

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah melakukan beberapa langkah untuk mengurangi resiko terinfeksi atau penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja seperti, selalu memakai masker, pengecekan suhu tubuh saat memasuki kantor, cuci tangan dengan air bersih yang mengalir, menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak minimal 1 meter.

"Pelaksanaan tes rapid swab antigen diikuti sebanyak 31 orang pegawai BNNK Sukabumi," terangnya.

Lanjutnya, selain itu mengurangi kegiatan tatap muka, menutup mulut dan hidung jika batuk atau bersin. Kemudian melakukan karantina mandiri di rumah jika ada pegawai BNN yang merasa kurang sehat dan aktif berolahraga.

"Alhamdullilah hasil uji tes rapid swab antigen seluruh pegawai hasilnya non reaktif," ungkap Bambang. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya