SUKABUMI, JPNews - Setelah viral dan terancam berurusan dengan hukum, Hesti yang merupakan penumpang mobil plat B yang viral akibat terekam dalam video memaki petugas dengan kata-kata "anj***" tersebut, akhirnya meminta maaf.

Baca juga: Duh..! Tak Terima Diputar Balik di Perbatasan Sukabumi, Maki-Maki Petugas Pakai Bahasa Kasar

Hesti yang merupakan warga Bekasi Selatan itu juga didampingi Raminto, pria yang terlihat berusaha memukul petugas seperti yang berada dalam video viral tersebut.

Hesti dan Raminto akhirnya menyampaikan permintaan maafnya di hadapan Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif di Mapolres Sukabumi, Minggu (16/5).

Lukman menuturkan, perbuatan Hesti dan Raminto kemarin, yang sempat viral di media sosial tersebut, sudah termasuk unsur melawan hukum, berupa penghinaan terhadap Briptu Febio Marcelino, serta tentang undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan pasal 216 KUHP tentang tidak menuruti perintah yang dilakukan menurut undang-undang.

"Mereka bisa terancam undang-undang nomor 4 tahun 1984, lalu pasal 216 KUHP, serta pasal 312 KUHP," beber Lukman kepada awak media.

Lukman melanjutkan, dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada anggotanya yang melaksanakan tugas dengan baik dan ia juga sangat menyayangkan kejadian tersebut.

"Disinilah kita diuji kesabaran sebagai anggota kepolisian dalam melaksanakan tugas dan disinilah kita lihat kesadaran masyarakat dalam mematuhi anjuran pemerintah," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar viral sebuah video di media sosial, tentang adanya seorang wanita yang memaki polisi serta pria yang berusaha memukul petugas, pada Sabtu (15/5). Peristiwa petugas dimarahi dan dimaki wanita serta pria itu terjadi tepatnya di perbatasan Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor, Sabtu (15/5).

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan petugas kepolisian Polres Sukabumi.Briptu Febio Marcelino yang merupakan petugas kepolisian yang dimaki-maki dengan kata kasar tersebut, kini telah memafkan perlakuan Hesti dan Raminto kemarin. (Wan)

Komentar

Jabar Lainnya