SUKABUMI, JPNews - Tim Ruhiyat Hilal DPP LDII menggelar pemantauan rukyatul hilal untuk menentukan 1 Syawal 1442 Hijriah atau Idul Fitri 1442 H.

Pemantauan dilakukan di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/5).

"Tujuan dari pengamatan ini adalah untuk memverifikasi dan mengkonfirmasi dari perhitungan hilal dimana menurut perhitungan hari ini ketinggian hilal adalah minus 4 derajat, namun demikian seperti kebiasaan kita pada tanggal 29 Syaban selalu dilakukan pengamatan hilal," beber Ketua Tim Ruhiyat Hilal DPP LDII Wilman Fatahilah kepada awak media, Selasa (11/5).

Menurutnya, jika hilal terlihat maka bisa dipastikan 1 Syawal akan jatuh pada Rabu (12/5) besok. Namun bila tidak terlihat maka puasa ramadhan akan digenapkan selama 30 hari.

"Jika hari ini hilal terlihat, maka sore nanti masuk satu syawal dan besok kita melaksanakan Salat Ied. Tetapi ketika hari ini kita tidak bisa melihat hilal maka puasa kita disempurnakan menjadi 30 atau disebut dengan istikmal sehingga besok kita masih puasa dan 1 Syawal jtatuh pada esok harinya," terang Wilman.

Lanjutnya, kita ketahui bahwa rukyat hilal adalah bagian dari ibadah, bagian dari perintah Rasul, sehingga nampak atau tidak nampak kewajiban kita adalah untuk melihat hilal itu.

"Untuk memastikan kapan kita berhari raya, dan kapan kita melaksanakan puasa ramadhan," ucap Wilman. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya