SUKABUMI, JPNews - Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami mengimbau pelaksanaan manajemen rekayasa Lalu lintas (Lalin) harus diprioritaskan di daerah rawan kemacetan, agar arus kendaraan bisa lancar tidak terjadi kemacetan menjelang Idul Fitri 1442 Hijriyah. Hal itu diungkapkan Andri saat mengikuti forum keselamatan lalulintas dan angkutan jalan, di Balaikota Sukabumi, Selasa (4/5).

"Forum ini digelar dalam antisipasi kemacetan lalulintas dan permasalahan lainnya menjelang Idul Fitri nanti," kata Andri sebagai ketua Forum Lalu lintas Kota Sukabumi.

Diketahui, titik kemacetan di jalan pusat Kota, seperti depan Yogya Jalan RE. Martadinata, Jalan Ahmad Yani, Siliwangi, Pintu kisi dan Surya kencana.

Sementara itu, Kadishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman juga mengatakan pada forum keselamatan lalulintas dan angkutan jalan juga membahas mengenai kondisi transportasi di masa Pandemi dan angkutan larangan mudik lebaran. Selain itu juga membahas mengenai penyekatan-penyekatan termasuk akan merumuskan bagaimana mengelola parkir yang baik.

"Kita menginginkan rekayasa lalulintas secara fix, bukan hanya dilakukan pada hari-hari tertentu, jangan sampai membingungkan penggunaan jalan. Makanya kita bahas tadi, selanjutnya akan kita pertajam dengan jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota," jelas Abdul.

Disisi lain masih kata Abdul, jajaran Satlantas juga mengusulkan untuk mempermanenkan rekayasa lalulintas one way (satu arah) di Jalan Pintu Kisi, selama ini diberlakukan mulai pukul 06.00-18.00 WIB, kedepannya akan di permanenkan secara 24 jam. Sedangkan untuk mengurai arus lalulintas menjelang Idul Fitri 1442 Hijriyah, rekayasa lalulintas akan diberlakukan pada H-6, termasuk Jalan Ahmad Yani akan di berlakukan one way.

"Setelah ini kita akan rapat khusus dengan satuan lalulintas Polres, untuk mempertajam rekayasa lalulintas tersebut," ungkapnya.

Dishub juga akan ikut membackup anggota pada kegiatan penyekatan yang dilakukan jajaran Polres, diantaranya Sukaraja, Terminal Jubleg, Terminal Lembursitu, Cibolang dan depan Terminal Tipe A, KH. Ahmad Sanusi. Termasuk angggota yang akan jaga di 8 titik pos pam dan 1 titik pos jaga.

"Kami hanya melakukan penebalan anggota pada kegiatan penyekatan di Lembursitu dan Terminal Tipe A. Instruksi penyekatan dilakukan selama 24 jam," urainya.

Hadir dalam forum keselamatan lalulintas, Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada, Kasdim 0607 Kota Sukabumi, Mayor R Khoirullah, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Gito dan Kadishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman. (Yus)

Komentar

Jabar Lainnya