SUKABUMI, JPNews - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi menggelar Rapat Kerja (Raker) program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkungan Pemerintah di Aula Ballroom Hotel Pangrango, Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/4). Kegiatan Raker tersebut dipimpin langsung Kepala BNNK Sukabumi DR. (CAND) M. Retno Daru Dewi, yang dihadiri perwakilan dari unsur perwakilan pemerintahan di Sukabumi, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

Baca juga: BNNK Sukabumi Gelar Rakor Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Kebonpedes

Kepala BNNK Sukabumi DR. (CAND) M. Retno Daru Dewi mengatakan, rapat kerja ini membahas tentang program dan permasalahan terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang menjadi tanggungjawab bersama sesuai amanat Undang-undang No35/2009 tentang Narkotika, Inpres No 2/2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN dan Permendagri 12/2019 tentang Fasilitasi P4GN.

"Indonesia masuk dalam situasi darurat narkoba, dari keadaan tersebut tidak ada jaminan bahwa satu lingkungan akan bebas narkoba. Narkoba masuk ke semua lingkungan, baik pemerintah, aparat, swasta, termasuk lingkungan masyarakat," kata dewi kepada awak media, Rabu (28/4).

Menurutnya, narkoba pun masuk tidak hanya di kota-kota besar saja, tetapi sudah merambah hingga pelosok desa. Maka untuk penanggulangan masalah narkoba diperlukan langkah nyata serta upaya yang terpadu dan komprehensif meliputi pencegahan untuk menumbuhkan daya tangkal.

"Pemberantasan untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba dan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang sudah terpapar menyalahgunakan narkoba," tandasnya. (hms/drw)

Komentar

Jabar Lainnya