SUKABUMI, JPNews - Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota kembali mengungkap peredaran obat berbahaya, kali ini terduga pelaku seorang pria berinisial AA (40) warga Cisaat, Kabupaten Sukabumi diciduk lantaran kedapatan menyimpan 404 butir obat berbahaya yang disimpan di dalam rumah kontrakannya di Kampung Bojongkawung Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/4) dini hari.

Baca juga: Akhirnya, Pengedar Sabu di Kota Sukabumi Diciduk Polisi Usai Dua Pekan Diintai

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma'ruf Murdianto membenarkan penangkapan AA, dia ditangkap karena menyimpan obat berbahaya di dalam rumah kontrakannya sebanyak 404 butir obat berbahaya berbagai jenis.

"Barang buktinya 206 butir obat jenis Tramadol Hci 50Mg dan 198 butir obat jenis Hexymer. Kalau melihat barang bukti sebanyak itu, patut diduga terduga pelaku  sebagai pengedar obat-obatan berbahaya," ujar Ma'ruf kepada JPNews, Jumat (23/4).

Lanjutnya, penangkapan terhadap terduga pelaku ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas terduga pelaku dan direspon cepat oleh Jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi Kota.

"Dalam kurun waktu dua hari pasca penyelidikan, Jajaran Satnarkoba Polres Sukabumi Kota akhirnya berhasil mengamankan AA berikut barang bukti 404 butir obat tanpa izin edar," tegas Ma'ruf.

Menurutnya, kepada petugas, AA mengaku bahwa ratusan obat tersebut didapatkannya dari seseorang untuk dijual dan diedarkan kembali.

"Atas perbuatannya, AA terancam pasal 197 jo pasal 106 ayat (1), pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2), Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," tandas Ma'ruf. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya